Politik
Pramono Anung Siapkan Ruang Pelatihan bagi Pendatang Baru
Pramono Anung siapkan ruang pelatihan keterampilan di kecamatan dan kelurahan Jakarta bagi pendatang baru.
MPN Indonesia 9 April 2025 - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi terhadap pendatang baru pasca-Lebaran.
Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah, Pramono Anung justru membuka ruang pelatihan keterampilan bagi warga baru yang datang ke ibu kota. Pernyataan tersebut disampaikan pada (8/4) usai kegiatan halal bihalal di Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Pendataan Tetap Dilakukan Meski Tanpa Operasi Yustitusi
Dalam keterangannya, Pramono Anung menyampaikan bahwa pendataan terhadap pendatang baru tetap dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan tersebut tidak disertai dengan pelaksanaan operasi yustitusi.
“Yang kami lakukan adalah mendata yang datang,” ujar Pramono Anung kepada wartawan di Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, pada Sabtu (22/3).
Pramono Anung menambahkan bahwa jika pendatang telah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu, mereka dipersilakan untuk mendaftar pekerjaan atau mengikuti pelatihan lanjutan yang akan disediakan.
Fasilitas Pelatihan Disiapkan di Kecamatan hingga Kelurahan
Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan publik yang inklusif, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui arahan Pramono Anung akan menyediakan pelatihan keterampilan di berbagai lokasi. Fasilitas tersebut mencakup balai warga, kantor kecamatan, dan kantor kelurahan.
“Kami membuka ruang untuk siapa pun dapat mengikuti latihan keterampilan yang nanti akan diadakan di kecamatan, balai warga, kelurahan, dan sebagainya,” kata Pramono Anung.
Program ini bertujuan untuk membantu pendatang baru agar dapat lebih cepat beradaptasi serta meningkatkan kemampuan kerja mereka.
Jakarta Terbuka Asal Menjaga Ketertiban
Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta adalah kota yang terbuka bagi siapa saja. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga suasana kedamaian dan ketertiban di tengah kehidupan kota yang beragam.
“Jakarta terbuka bagi siapa saja, tapi kami mengharapkan siapa pun yang datang tentunya tetap membawa suasana kedamaian, kerukunan, dan juga hal-hal yang sudah baik yang ada di DKI Jakarta,” ungkapnya.
(SYA/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
