Politik
Ratusan Mahasiswa Ditahan, Dedi Mulyadi Desak Polisi Segera Bebaskan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi desak Kapolda Jabar bebaskan mahasiswa yang ditangkap saat aksi unjuk rasa.
Jawa Barat, MPN Indonesia 4 September 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendesak Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan untuk segera membebaskan mahasiswa yang ditangkap dalam aksi unjuk rasa selama tiga hari, pada 29–31 Agustus 2025, di berbagai wilayah Jawa Barat.
Desakan ini ia sampaikan dalam forum dialog Mimbar Mahasiswa di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (3/9).
Permintaan Dedi Mulyadi
Dalam pernyataannya, Dedi menegaskan bahwa sebagian besar mahasiswa hanya melakukan kenakalan yang tidak termasuk tindak pidana.
Ia menyebut aksi seperti teriak-teriak, dorong-dorongan, atau membuat jalan macet tidak seharusnya dikategorikan sebagai kriminal.
“Saya juga sampaikan kepada Kapolda Jabar sebagai orang tua dari anak-anak di Jawa Barat yang setiap hari berinteraksi, pasti di antara mereka yang ikut demonstrasi itu ada yang nakal. Yang nakalnya ada dua, nakal tanpa kriminal dan nakal kriminal,” ujar Dedi Mulyadi dalam forum dialog tersebut, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @dedimulyadi71, Kamis (4/9).
Menurutnya, tindakan kriminal baru bisa disematkan jika mahasiswa terbukti membawa senjata tajam atau narkoba.
Ia berharap mahasiswa yang tidak terbukti melakukan tindak pidana segera dibebaskan.
“Setelah ini juga, saya akan datang ke Polda Jabar menemui mereka. Mudah-mudahan hari ini Pak Kapolda bisa mereka pulang. Karena kasihan ibu bapaknya nangis-nangis telepon saya,” katanya.
Instruksi untuk Seluruh Polres
Dedi tidak hanya meminta pembebasan mahasiswa di Polda Jabar, tetapi juga di seluruh Polres dan Polres Metro di Jawa Barat.
“Saya minta mahasiswa yang mengalami penahanan untuk segera dibebaskan, bukan hanya yang ada di Polda, melainkan di seluruh Polres dan Polres Metro di Jawa Barat,” tegasnya.
Meski demikian, ia mempersilakan polisi memproses mahasiswa yang terbukti melakukan tindak pidana, termasuk perusakan fasilitas publik.
Tanggapan Kapolda Jabar
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menanggapi desakan tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.
“Kami sedang dalam proses, nanti disampaikan. Mohon doanya,” ucap Rudi.
Terkait rencana Dedi untuk menemui mahasiswa yang ditahan, Rudi menegaskan pihaknya terbuka.
“Mangga (silakan) saja, itu silakan aja. Kami kan terbuka ruangnya, kami terbuka penyidikannya sesuai aturan. Kami welcome,” jelasnya.
Data Penangkapan Massa Aksi
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung mencatat bahwa selama tiga hari aksi massa di Bandung, sebanyak 147 orang ditangkap.
Rinciannya, pada 29 Agustus 2025 terdapat 23 orang yang ditangkap, disusul 83 orang pada 30 Agustus, dan 9 orang pada 31 Agustus.
Dari total tersebut, 110 orang merupakan dewasa dan 37 lainnya anak di bawah umur. Semua peserta aksi yang ditangkap dibawa ke Polda Jabar.
Selain di Bandung, penangkapan juga terjadi di beberapa daerah lain di Jawa Barat, seperti di Ciamis sebanyak 39 orang dengan 16 di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, di Cianjur 106 orang, serta di Cirebon 3 orang.
Sementara itu, jumlah penangkapan di Kuningan dan Indramayu tidak dirinci.
LBH menilai penangkapan dilakukan secara acak dengan pola yang sama di berbagai daerah.
Dedi Ingatkan Sejarah Aktivis
Dalam forum dialog, Dedi mengingatkan mahasiswa bahwa banyak pejabat yang kini duduk di pemerintahan dulunya juga aktivis yang sering turun ke jalan.
“Karena jadi pejabat-pejabat ini dulunya gini (turun ke jalan unjuk rasa), mudah-mudahan teman-teman, kalau 10 tahun, jadi pejabat,” pungkasnya.
Sebagai mantan Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Dedi mengaku memahami dinamika aksi mahasiswa.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
