Connect with us

Politik

Sekretaris Pansus 8 DPRD Bekasi soal Video Dirut PDAM Tidur: Tidak Benar, Itu sedang Break

Sekretaris Pansus 8 DPRD Kota Bekasi memberikan klarifikasi soal video viral Dirut Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, yang dinarasikan tertidur saat rapat.

Logompn

Published

on

Respons sekretaris pansus 8 dprd bekasi soal video dirut pdam tidur
Respons Sekretaris Pansus 8 DPRD Bekasi soal Video Dirut PDAM Tidur | Gambar: Instagram/@misbahudin.id

Jawa Barat, MPN Indonesia 26 November 2025 - Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) 8 DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, memberikan klarifikasi soal video viral Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi, yang dinarasikan tertidur saat rapat.

Saat itu, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bekasi kepada BUMD Tahun Anggaran 2026 dipimpin langsung oleh Misbahudin alias Misbah karena ketua dan wakil ketua Pansus 8 belum hadir akibat urusan keluarga.

Ia menegaskan bahwa tidak benar jika disebutkan bahwa Ali Imam Faryadi tertidur ketika rapat resmi sedang berlangsung.

“Jadi tidak benar kalau itu disebut bahwa yang bersangkutan tertidur pada saat rapat resmi sedang berlangsung, melainkan saat break waktu Ashar ketika rapat sedang diskors,” jelasnya, dikutip MPN Indonesia dari RakyatBekasi.com, Rabu (26/11).

Nilai Peserta Ikut Rapat dengan Tertib

Sebagai pimpinan rapat, Misbah menyatakan bahwa sudah menjadi tanggung jawabnya untuk memperhatikan dan menilai partisipasi seluruh peserta rapat yang terdiri dari jajaran direksi BUMD, tim analis, dan tim naskah akademik.

Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta, termasuk Dirut PDAM Tirta Patriot, telah menunjukkan sikap tertib, fokus, dan bertanggung jawab dalam mengikuti jalannya rapat.

“Saya sih menilai semua peserta yang hadir, termasuk Dirut Perumda Tirta Patriot, telah mengikuti jalan rapat itu dengan tertib, dengan fokus, dan penuh tanggung jawab,” jelas Misbah.

Menanggapi peredaran video yang dinarasikan secara negatif, Misbah berharap agar masyarakat tidak terpancing oleh informasi yang menurutnya telah dibumbui narasi tidak akurat.

“Jadi, kami Pansus 8 berharap informasi yang beredar ini dapat diklarifikasi secara proporsional agar tidak menimbulkan persepsi yang negatif, terlebih dengan narasi sesat yang dibumbui dengan fitnah yang keji,” tutup Misbahudin.

Baca Juga:  2 Sekolah Internasional di Tangsel Dapat Teror Bom, Polisi Pastikan Tak Ada Bahan Peledak

(AKM/NID/RAD)

Trending