Connect with us

Politik

Soal Teror Kepala Babi Tempo, Prabowo: Ada yang Ingin Mengadu Domba

Prabowo menilai aksi teror kepala babi dan bangkai tikus ke kantor redaksi Tempo merupakan upaya mengadu domba.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 08t175051.078
Prabowo tanggapi soal teror yang diterima Tempo | Gambar: Ig/@prabowo

MPN Indonesia 8 April 2025 - Presiden Prabowo Subianto menilai aksi teror kepala babi dan bangkai tikus ke kantor redaksi Tempo merupakan upaya mengadu domba.

Ia mengatakan bahwa pelaku dari aksi teror tersebut diduga ingin menimbulkan konflik di tengah publik.

“Saya kira yang melakukan itu ingin mengadu domba, ingin menciptakan suasana yang tidak baik,” kata Prabowo saat bertemu dengan tujuh pemimpin media di Hambalang, Minggu (6/4), dikutip MPN Indonesia dari YouTube Harian Kompas.

Kendati demikian, Prabowo tak merinci siapa ‘domba’ yang ingin diadu oleh pelaku teror tersebut.

Tanggapi Pernyataan Hasan Nasbi

Prabowo juga menanggapi pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi yang menyebut kepala babi itu sebaiknya dimasak saja.

Komentar tersebut sempat menuai kritik karena dinilai tidak sensitif terhadap ancaman yang diterima jurnalis.

“Itu ucapan yang menurut saya teledor, keliru, saya kira beliau menyesal,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan bahwa beberapa bawahannya masih baru dalam posisi pemerintahan dan berasal dari latar belakang berbeda, seperti perencana, akademisi, atau profesional survei.

Ia menilai mereka belum terbiasa dengan ekspektasi komunikasi publik yang tinggi dalam konteks pemerintahan.

“Mungkin karena baru dalam posisi pemerintahan yang selalu disorot. Jadi kadang-kadang orang dari dunia survei atau akademis kurang cepat menyesuaikan diri,” kata Prabowo.

Teror kepada Tempo

Sebelumnya, aksi teror kepala babi ditujukan kepada jurnalis Tempo, Francisca Christi Rosana alias Cica, pada pertengahan Maret lalu.

Paket tersebut berisi kepala babi yang mengeluarkan bau busuk dan dibungkus kardus, styrofoam, serta plastik.

Hanya selang beberapa hari, redaksi Tempo kembali menerima paket berisi enam tikus mati dengan kepala terpotong.

Baca Juga:  Prabowo Bertemu 7 Pemimpin Media Berita di Hambalang, Ada Najwa Shihab

Tidak hanya itu, akun WhatsApp ibu dari Cica juga diretas, dan informasi pribadi jurnalis tersebut disebarluaskan.

(ADN/NID/RAD)

Trending