Connect with us

Politik

Mendag akan Kirim Tim Negosiasi dengan Trump soal Tarif Impor Tinggi

Indonesia akan kirim tim negosiasi untuk berdialog dengan US Trade Representative (USTR).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 09t103605.902
Presiden AS Donald Trump | Gambar: Ig/@whitehouse

MPN Indonesia 9 April 2025 - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengatakan akan mengirim tim negosiasi ekonomi untuk berdialog dengan US Trade Representative (USTR).

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebijakan tarif impor tinggi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah komoditas Indonesia.

Tim negosiasi Indonesia nantinya dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Optimis AS Tinjau Ulang Kebijakannya

Budi Santoso menjelaskan bahwa ia tidak khawatir perundingan ini akan membuat produk AS semakin membanjiri Indonesia.

Sebaliknya, ia berharap pemerintah AS mau meninjau ulang kebijakannya.

Jika nanti peningkatan impor dari AS bertambah, maka akan diimbangi dengan pengurangan impor dari negara lain.

“Ya kan kita impor lebih banyak. Tadi disampaikan volumenya kan ditingkatkan, volume impor kita dari impor barang (AS) yang sudah ada tadi,” ujar Budi kepada awak media seusai rapat di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (7/4).

Masih Tahap Identifikasi

Ia menambahkan, rencana pengiriman tim negosiasi ini masih dalam tahap identifikasi, termasuk jenis komoditas dan tarif yang akan dinegosiasikan ulang.

Pemerintah saat ini tengah menyaring sekitar 15 komoditas utama yang akan menjadi fokus pembahasan dengan tim Trump.

“Belum, sekarang lagi diidentifikasi ya. Tadi hasil rapat kita identifikasi semua termasuk tarif dan sebagainya, kebijakannya seperti apa, komoditasnya apa juga, baru kita, 15 besar lah ya kita cek dulu,” jelas Budi.

Cari Solusi Lain

Untuk mengantisipasi penurunan ekspor ke AS akibat kebijakan tarif, pemerintah juga memfokuskan upaya pada pencarian negara lain yang bisa diekspor, termasuk Uni Eropa.

Salah satu langkah konkret adalah percepatan penyelesaian perjanjian dagang dengan Uni Eropa.

Baca Juga:  Nilai Tukar Rupiah Menguat jadi Rp16.370 per Dolar AS Pagi Ini

“IEU-CEPA dipercepat. Tadi kan disepakati juga agar segera diselesaikan. [Itu kapan?] Beliau tadi menyampaikan kesepakatannya kan Juni harus selesai. Jadi kita juga harus punya pasar baru,” ujar Budi.

(AKM/NID/RAD)

Trending