Politik
Soroti Turunnya Angka Pernikahan, Atalia Praratya: Apa yang Terjadi dengan Saya Tentu Bukan Contoh
Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menyoroti tren penurunan angka pernikahan di Indonesia yang terus terjadi sejak 2013.
MPN Indonesia 29 Januari 2026 - Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menyoroti tren penurunan angka pernikahan di Indonesia yang terus terjadi sejak 2013.
Saat membahas persoalan itu, Atalia menyinggung soal kondisi pernikahannya dengan Ridwan Kamil yang menurutnya tak bisa dijadikan sebagai contoh .
“Apa yang terjadi pada saya tentu bukan menjadi contoh begitu ya,” kata Atalia saat rapat kerja bersama Kementerian Agama di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1).
“Tapi yang terjadi saat ini harus menjadi perhatian bagi kita semua bahwa ternyata angka pernikahan ini terus turun sejak 2013,” tambah dia.
Ingatkan agar Tak seperti Korea hingga China
Politikus Partai Golkar itu mencatat bahwa secara kumulatif, angka pernikahan nasional mengalami penurunan sebesar 15,1 persen pada periode 2021 hingga 2024.
Ia menyebut penurunan tersebut sebagai indikasi adanya perubahan signifikan dalam pola pembentukan keluarga.
Atalia juga mengingatkan agar Indonesia tidak perlu mengikuti tren negara-negara Asia maju seperti Korea Selatan, Jepang, dan China yang mengalami penurunan tajam dalam angka pernikahan.
“Kita tidak mau seperti Korea Selatan misalkan, ini Korea Selatan ini turun sebanyak 40 persen. Kemudian juga Jepang turunnya 21,1 persen. China juga 20 persen,” ujarnya.
Atalia menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah untuk merespons kondisi ini.
Ia mengapresiasi program-program Kementerian Agama seperti Tepuk Sakinah dan berbagai inisiatif penyiapan calon pengantin.
Atalia menyampaikan bahwa penurunan minat menikah di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, membutuhkan langkah konkret.
“Nampaknya ketahanan keluarga juga menjadi penting supaya betul-betul, khususnya anak muda kita, memiliki pembekalan yang baik terkait dengan bagaimana pentingnya institusi pernikahan,” ujarnya.
Penurunan Angka Pernikahan
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga telah menyoroti fenomena penurunan angka pernikahan.
Ia menyebutkan bahwa jumlah pernikahan yang sebelumnya berkisar 2,2 juta per tahun, kini mengalami penurunan signifikan.
“Kini jumlahnya menurun. Ini tidak bisa dibiarkan karena bisa menggeser nilai-nilai budaya kita,” kata dia dalam keterangan pada 6 Juli 2025.
Data Kementerian Agama yang dirilis pada 20 Juni 2025 mencatat bahwa terdapat 34,6 juta pasangan menikah yang belum tercatat secara administrasi di Kantor Urusan Agama (KUA).
Jumlah pernikahan yang tercatat di KUA pun menurun, dari lebih dari 2 juta pernikahan pada 2020 menjadi hanya 1,47 juta pada 2024.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
