Connect with us

Politik

Tanggapi Bencana Besar di Sumatra, Dedi Mulyadi Minta Pejabat Segera Taubat

Dedi Mulyadi menyampaikan pernyataan tegas terhadap perilaku sejumlah pejabat publik yang dinilai keliru dalam mengambil kebijakan hingga menyebabkan bencana di wilayah Sumatra.

Logompn

Published

on

Tanggapi bencana besar di sumatra, dedi mulyadi minta pejabat segera taubat
Tanggapi Bencana Besar di Sumatra, Dedi Mulyadi Minta Pejabat Segera Taubat | Gambar: Kolase Instagram/@dedimulyadi71

MPN Indonesia 2 Desember 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan pernyataan tegas terhadap perilaku sejumlah pejabat publik yang dinilai keliru dalam mengambil kebijakan hingga menyebabkan bencana di wilayah Sumatra.

Dalam unggahan di Instagram-nya pada Selasa (2/12), Dedi menyoroti pentingnya tanggung jawab moral pejabat publik terhadap masyarakat, terutama ketika kebijakan yang diambil berujung pada kerugian bagi rakyat.

“Pada para pihak yang telah melakukan kekeliruan dalam pengambilan keputusan, dalam mengambil kebijakan sehingga menimbulkan bencana, untuk menyadarinya dan bertaubat,” kata Dedi sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari Instagram @dedimulyadi71.

Pejabat Diminta Berani Akui Kesalahan

Seruan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap dampak lingkungan yang disebabkan oleh kebijakan yang tidak mempertimbangkan risiko jangka panjang.

Dalam pandangan Dedi, jabatan publik bukan sekadar mengelola anggaran atau menjalankan program, melainkan juga menyangkut tanggung jawab moral terhadap rakyat.

Ia menekankan bahwa ketika sebuah kebijakan berujung pada penderitaan masyarakat, pejabat yang bersangkutan harus memiliki keberanian untuk mengakui kesalahan.

“Dan juga secara terbuka mengakui kesalahan yang pernah dilakukan. Karena itu cara terbaik bagi kita agar ini menjadi pembelajaran penting dalam sejarah kehidupan kebangsaan,” tambah Dedi.

Rencana Moratorium Larangan Penebangan Hutan

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera membuat kebijakan yang melarang penebangan area hutan.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat dimungkinkan akan segera membuatmoratorium larangan penebangan areal hutan yang memiliki potensi untuk terjadinya musibah. Dan moratorium itu segera kami siapkan, mungkin hari besok sudah saya luncurkan,” katanya.

Menurutnya, hal itu penting dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan yang berpotensi memperparah risiko bencana.

Baca Juga:  Kepala Daerah Dicopot usai Banjir di Thailand Tewaskan 162 Orang

“Ini sangat penting karena bagi saya menanam pohon itu penting, tapi melindungi pohon jauh lebih penting. Menanam seribu pohon belum tentu jadi seratus pohon, tapi menebang seribu pohon sudah jelas kehilangan banyak manfaat bagi lingkungan,” pungkas Dedi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending