Nilai tukar rupiah menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat pada pembukaan perdagangan Senin (15/6).
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (12/6) dibuka stagnan namun menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/6) dibuka melemah ke level Rp17.948 per dolar AS.
Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (10/6).
Rupiah melemah hingga Rp18.000 per dolar AS dipicu konflik Timur Tengah, permintaan valas domestik, dan tekanan pasar global.
Depresiasi rupiah terhadap dolar AS tembus Rp18.000, disebabkan kombinasi inflasi, kenaikan suku bunga, keterbukaan perdagangan, dan volatilitas pasar valas.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (5/6) pagi tercatat stagnan di kisaran Rp18.000 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah dan menembus level Rp18.000 per dolar pada Kamis (4/6) pagi.
Rupiah pada hari ini, Kamis (4/6), telah menembus Rp18.000 per dolar. Lantas, apa dampak melemahnya rupiah pada rakyat? Berikut ulasannya.
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS pada Kamis (4/6) pagi setelah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah.