Berdasarkan pantauan MPN Indonesia dari Trading Economics, minyak mentah Brent menembus level di atas US$95 per barel, posisi tertinggi dalam enam pekan terakhir.
Harga minyak dunia pada Rabu (22/7) menunjukkan kenaikan harga di tengah meningkatnya risiko pasokan pada sejumlah jalur ekspor utama.
Harga minyak dunia naik ke level tertinggi dalam lima pekan di tengah konflik AS-Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan energi global.
Harga minyak dunia pada Jumat (17/7) tercatat masih berada di level tinggi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik di atas 80 dolar per barel dan Brent menembus 85 dolar per barel.
Harga minyak dunia pada Rabu (15/7) mengalami kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut di tengah meningkatnya ketegangan Amerika Serikat dan Iran.
Harga minyak dunia melonjak setelah Donald Trump memberlakukan blokade kapal Iran di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Senin (13/7) seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Timur Tengah.
Mengenal Selat Hormuz, perairan sempit antara Iran dan Oman yang menjadi jalur penting perdagangan minyak, LNG, dan pasokan energi global.
WTI bertahan di dekat level US$72 per barel, sedangkan Brent berada di kisaran US$76 per barel setelah keduanya turun sekitar 2% pada sesi sebelumnya.