Keluarga Cendana menggelar acara syukuran setelah Soeharto dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Hari Pahlawan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon membantah keterlibatan Presiden ke-2 RI, Soeharto dalam kasus pelanggaran HAM, termasuk peristiwa kerusuhan Mei 1998.
Sejumlah media internasional menyoroti pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto di tengah kritik aktivis pro-demokrasi dan keluarga korban.
Melanie Subono menolak Soeharto diberi gelar pahlawan nasional dengan mengunggah daftar 19 dugaan pelanggaran dan catatan kelam Orde Baru di Instagram.
PDIP memprotes pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto, menilai pemerintah mengabaikan catatan pelanggaran HAM pada masa Orde Baru.
Dalam Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional 2025 di Istana Negara pada Senin (10/11), Presiden RI ke-2, Soeharto ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Rencana pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden RI ke-2 Soeharto mendapat penolakan dari kalangan mantan tahanan politik Orde Baru.
Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan usulan Partai Golkar untuk menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional.
Politikus PDIP, Guntur Romli khawatir pemberian gelar pahlawan nasional kepada Soeharto dapat membuat mahasiswa dan aktivis '98 dicap pengkhianat.
Gus Ipul ajukan 40 tokoh calon Pahlawan Nasional 2025 kepada Fadli Zon, termasuk Soeharto dan Gus Dur. Proses penetapan hasil sidang akan diserahkan ke Presiden Prabowo.