Connect with us

Teknologi

Benarkah di Mars Pernah Ada Kehidupan? Ini Temuan Nasa

Nasa menemukan batuan tidak biasa di Mars yang mengandung bukti paling meyakinkan sejauh ini tentang kemungkinan adanya kehidupan purba.

Logompn

Published

on

Benarkah di mars pernah ada kehidupan ini temuan nasa
Benarkah di Mars Pernah Ada Kehidupan? Ini Temuan Nasa | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 September 2025 - Nasa menemukan batuan tidak biasa di Mars yang mengandung bukti paling meyakinkan sejauh ini tentang kemungkinan adanya kehidupan purba di Planet Merah.

Batuan jenis mudstone yang ditemukan di dasar sungai kering oleh wahana Perseverance Rover itu memiliki corak unik, dijuluki leopard spots (bintik macan tutul) dan poppy seeds (biji bunga poppy).

Dikutip MPN Indonesia dari BBC, para ilmuwan menduga corak tersebut terbentuk dari mineral hasil reaksi kimia yang bisa berkaitan dengan mikroba kuno di Mars.

Namun, kemungkinan lain adalah mineral itu terbentuk melalui proses geologi alami.

“Kami belum pernah menemukan yang seperti ini sebelumnya. Di Bumi, fitur-fitur ini bisa dijelaskan oleh proses mikroba. Jadi kami tidak mengatakan sudah menemukan kehidupan, tapi ini memberi kami sesuatu untuk dikejar,” kata Prof Sanjeev Gupta, ahli planet dari Imperial College London sekaligus penulis studi yang dimuat di Jurnal Nature.

Tanda Potensial Kehidupan

Nasa menilai temuan ini memenuhi kriteria “potential biosignatures” atau tanda potensial kehidupan, sehingga layak diteliti lebih lanjut apakah benar bersifat biologis.

Joel Hurowitz, ilmuwan misi Perseverance dari Stony Brook University sekaligus penulis utama penelitian, menjelaskan bahwa reaksi kimia yang terjadi tampaknya melibatkan lumpur dan materi organik di dasar danau kuno.

“Itu salah satu penjelasan yang mungkin terkait kehadiran mikroba,” ujarnya.

Dr Nicola Fox, Associate Administrator Nasa untuk Sains, menambahkan, “Ini seperti melihat fosil sisa makanan—mungkin benar-benar jejak biologis”.

Batuan berusia sekitar 3,5 miliar tahun ini ditemukan tahun lalu di formasi bernama Bright Angel Formation, bagian dari Kawah Jezero yang dahulu merupakan danau purba dengan aliran sungai.

Baca Juga:  13 Fakta Unik Piala Dunia, dari Dugaan Mata-Mata Spanyol hingga Pemain Disembunyikan di Peternakan

Perseverance Rover, yang mendarat di Mars pada 2021, menggunakan instrumen laboratorium di tubuhnya untuk menganalisis mineral sebelum data dikirim ke Bumi.

Butuh Sampel ke Bumi

Meski hasil awal menjanjikan, cara satu-satunya untuk memastikan apakah mineral itu benar buatan mikroba adalah dengan membawa sampel ke Bumi.

Perseverance telah menyimpan sejumlah sampel dalam tabung di permukaan Mars menunggu misi pengembalian.

Namun, rencana misi pengembalian sampel bersama Nasa dan Badan Antariksa Eropa (ESA) masih terancam pembatalan akibat pemangkasan anggaran sains AS dalam rancangan anggaran 2026.

Sementara itu, Tiongkok juga menargetkan misi pengembalian sampel pada 2028.

“Kami harus melihat sampel ini di Bumi. Untuk benar-benar yakin, sebagian besar ilmuwan ingin memeriksa langsung batuan tersebut,” kata Prof Gupta.

Hari ini, Mars adalah gurun dingin dan kering. Namun miliaran tahun lalu, planet ini memiliki atmosfer tebal dan air, menjadikannya lokasi menjanjikan untuk menelusuri jejak kehidupan purba.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending