Connect with us

Teknologi

China Rilis Manus AI, Diklaim Lebih Hebat dari Deepsek dan ChatGPT

Dunia kecerdasan buatan dikejutkan dengan peluncuran agen AI terbaru dari Tiongkok yang diberi nama Manus AI. 

Adinda

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 11t102006.836
China Rilis Manus AI | Gambar: Manus AI

Dunia kecerdasan buatan kembali dikejutkan dengan peluncuran agen AI terbaru dari Tiongkok yang diberi nama Manus AI.

Kehadirannya langsung menjadi sorotan dan perbincangan hangat di media sosial, dengan banyak pihak menyebutnya sebagai “disruptor kedua setelah DeepSeek”.

Tak cuma itu, Manus AI juga bahkan membandingkannya dengan model AI terdepan seperti ChatGPT.

Lebih dari Sekadar Chatbot Biasa

MPN Indonesia 11 Maret 2025 - Manus AI menegaskan bahwa produk mereka bukan sekadar chatbot konvensional. Berbeda dengan AI percakapan lainnya, Manus dikembangkan sebagai agen AI yang sepenuhnya otonom.

Dengan kata lain, AI ini tidak hanya mampu menghasilkan ide, tetapi juga dapat mengeksekusi tugas secara mandiri.

Hal ini menjadikannya lebih dari sekadar asisten virtual, melainkan entitas AI yang bisa berperan dalam berbagai proses operasional dan pengambilan keputusan.

Keunggulan Manus semakin diperkuat dengan hasil uji GAIA Benchmark, di mana AI ini diklaim telah melampaui performa model OpenAI dalam berbagai tingkat kesulitan.

Dengan pencapaian ini, Manus diprediksi akan menjadi salah satu AI paling unggul yang tersedia di pasaran.

Antusiasme Tinggi dan Permintaan Akses yang Meledak

Popularitas Manus terlihat dari tingginya permintaan akses dari publik. Antusiasme ini begitu besar hingga muncul laporan bahwa kode undangan untuk mencoba layanan AI ini diperjualbelikan dengan harga fantastis.

Di platform jual beli Xianyu, kode undangan tersebut dikabarkan mencapai harga 100.000 yuan atau sekitar Rp215 juta.

Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat dan industri terhadap teknologi AI generasi terbaru.

Baca Juga:  Viral Video, Selebgram Bahran Ledeki Timnas Indonesia yang Kalah dengan China

Perubahan Kepemilikan dan Investasi Besar

Dalam aspek bisnis, Manus AI mengalami perubahan kepemilikan yang cukup signifikan.

Berdasarkan data dari Tianyancha, pendiri awal perusahaan, Xiao Hong diketahui keluar dari jajaran pemegang saham pada akhir 2024.

Setelah perubahan kepemilikan ini, sejumlah investor besar mulai menanamkan modal mereka di Manus AI, termasuk raksasa teknologi Tencent.

Selain itu, sumber industri juga mengungkapkan bahwa sejak 2022, Manus dan perusahaan terkaitnya telah menerima pendanaan awal dari ZhenFund.

Dengan masuknya investor besar, posisi Manus dalam ekosistem AI semakin kuat dan membuka peluang untuk ekspansi lebih luas di masa mendatang.

Masa Depan Agen AI dan Perkembangannya

Para analis menilai bahwa strategi ekosistem yang diterapkan oleh Manus AI berpotensi menciptakan model bisnis baru dalam industri kecerdasan buatan.

Agen AI yang otonom diprediksi akan menjadi aplikasi AI terbesar kedua setelah sistem pencarian berbasis AI.

Tren penggunaan agen AI ini juga semakin meningkat. Laporan dari Gartner pada awal 2024 mencatat bahwa sekitar 21% perusahaan telah mengintegrasikan agen AI dalam operasional mereka.

Angka ini diperkirakan akan melonjak drastis, melewati 80% pada tahun 2026. Dengan tren ini, agen AI seperti Manus dapat menjadi bagian penting dalam dunia bisnis dan teknologi di masa depan.

(AKM/NID/RAD)

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending