Connect with us

Teknologi

Indonesia dan UC Berkeley Bahas Kerja Sama AI yang Aman dan Inklusif

Komdigi dan UC Berkeley jajaki kerja sama AI, dorong pembentukan AI Safety Institute Network demi pengembangan AI yang aman, etis, dan inklusif di Indonesia.

Logompn

Published

on

Artificial intelligence (ai)
Artificial Intelligence (AI). Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 4 Juni 2025 - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama University of California, Berkeley (UC Berkeley), Amerika Serikat (AS), menjajaki kerja sama pengembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Pembahasan ini berlangsung dalam pertemuan antara Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dan pakar AI serta keamanan digital UC Berkeley, Prof. Dawn Song, pada Rabu (28/5) di sela-sela ATxAI Summit di Singapura.

Keduanya sepakat memulai kerja sama strategis untuk membangun ekosistem AI yang aman, etis, dan inklusif.

Gagas AI Safety Institute Network

Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah penjajakan pembentukan AI Safety Institute Network, sebuah jejaring internasional yang menghubungkan pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat sipil.

Jaringan ini ditujukan untuk mendorong kolaborasi lintas sektor, memastikan pengembangan AI yang transparan dan selaras dengan prinsip keselamatan.

Jaringan tersebut juga diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan penyusunan standar keselamatan AI antarnegara.

Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan pentingnya kebijakan AI nasional yang berpijak pada riset dan standar global.

“Formulasi kebijakan AI ke depan perlu dilandaskan pada riset teknis yang kuat, keahlian multidisipliner, serta pendekatan yang seimbang antara dorongan inovasi dan mitigasi risiko,” ujar Nezar Patria dalam pertemuan dengan Prof. Dawn Song, seperti dikutip MPN Indonesia dalam laman resmi Komdigi, Rabu (4/6).

Salah satu usulan yang muncul adalah pembentukan badan penasihat nasional yang beranggotakan ilmuwan AI, ahli etika, pakar hukum, serta perwakilan industri dan masyarakat sipil.

Selaraskan Strategi Nasional dengan Standar Global

Pertemuan juga menekankan pentingnya menyelaraskan strategi nasional AI Indonesia dengan kerangka kerja internasional seperti Prinsip OECD, Prinsip Hiroshima G7, dan inisiatif PBB.

Baca Juga:  OpenAI Rilis GPT-5, Level Kepintarannya Setara dengan Gelar Doktor!

Hal ini untuk memastikan pembangunan AI di Indonesia mengikuti prinsip keadilan, transparansi, dan keselamatan yang diakui secara global.

Prof. Dawn Song membagikan pengalaman dari ekosistem inovasi AI di California, termasuk pentingnya kemitraan riset antara sektor publik dan swasta dalam mendorong transisi dari laboratorium ke pasar.

Ia juga menekankan dukungan terhadap teknologi berbasis privasi.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Dawn Song memperkenalkan konsep Agentic AI, yaitu AI yang mampu menjalankan tugas manusia secara otonom, misalnya dalam bidang layanan pelanggan, edukasi, dan perdagangan digital.

Menurutnya, konsep ini sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia.

Prioritas: Infrastruktur Data dan Talenta Digital

Pembicaraan juga mencakup isu prioritas nasional seperti penguatan infrastruktur data untuk mendukung kedaulatan digital dan peningkatan kapasitas talenta di bidang AI, sains data, dan keamanan siber.

Upaya ini akan melibatkan desain ulang sistem pelatihan melalui kemitraan global, termasuk transfer pengetahuan dari pusat-pusat unggulan seperti UC Berkeley dan Oasis Labs, yang diasuh oleh Prof. Dawn Song.

Sebagai langkah konkret, Komdigi mempertimbangkan pembentukan AI Safety Institute Network atau laboratorium AI nasional di Indonesia.

Fasilitas ini akan menjadi pusat kolaborasi untuk riset dan kebijakan AI.

Pemerintah juga tengah menjajaki peluang kemitraan strategis melalui jaringan akademik dan ventura milik Prof. Dawn Song.

Saat ini, komunikasi formal sedang diupayakan untuk mengundang Prof. Dawn Song sebagai penasihat dalam penyusunan Peta Jalan Nasional AI Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending