Teknologi
Kenapa QRIS Tap Belum Bisa di iPhone? Ini Penjelasan BI
Fitur QRIS Tap belum tersedia di iPhone karena kebijakan akses NFC Apple. Bank Indonesia masih melakukan pembahasan agar layanan ini dapat digunakan pengguna iOS.
MPN Indonesia 11 November 2025 - Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan fitur QRIS Tap pada 14 Maret lalu. Namun, hingga kini fitur tersebut belum dapat digunakan oleh pengguna iPhone.
Padahal, sebagian besar model iPhone sudah mendukung teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi tanpa scan.
Penyebabnya adalah kebijakan sistem tertutup Apple yang membatasi penggunaan NFC untuk aplikasi pihak ketiga, termasuk layanan pembayaran digital di Indonesia.
Kebijakan NFC Apple Menjadi Penghambat
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa QRIS Tap saat ini baru bisa digunakan melalui perangkat Android karena sistem operasi tersebut lebih terbuka terhadap pemanfaatan NFC untuk berbagai kebutuhan pembayaran.
“Karena bisa dikatakan Android aksesnya dibuka, bisa untuk semua merek handphone dan semua jenis transaksi,” ujar Dicky dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta.
Ia menambahkan, penggunaan NFC di iPhone masih dibatasi untuk fitur internal milik Apple, seperti Apple Pay, sehingga layanan seperti QRIS Tap belum dapat diintegrasikan.
“Apple memiliki kebijakan, mereka tidak langsung memberikan akses untuk memfasilitasi sistem pembayaran,” katanya.
Untuk itu, BI menyebut bahwa diskusi dengan pihak Apple masih berlangsung guna membuka akses NFC secara terbatas pada iPhone.
Alasan Teknis dan Pembahasan yang Masih Berjalan
QRIS Tap bekerja menggunakan teknologi NFC sehingga pengguna hanya perlu menempelkan ponsel ke mesin pembaca.
Namun, sistem operasi iOS belum mengizinkan pemanfaatan penuh chip NFC untuk aplikasi pembayaran di luar Apple Pay.
Perwakilan BI menjelaskan bahwa Apple memiliki kebijakan eksklusif terhadap pengelolaan chip NFC, sehingga pengembang seperti lembaga keuangan belum dapat langsung mengintegrasikan layanan pembayaran berbasis NFC.
“Apple punya kebijakan eksklusif, sehingga kami perlu menunggu izin resmi agar QRIS Tap bisa berfungsi di iPhone,” ucapnya.
Sementara itu, Android lebih terbuka sehingga aplikasi dompet digital maupun mobile banking dapat langsung memanfaatkan NFC untuk transaksi tanpa hambatan.
Pengembangan QRIS Tap dan Keunggulannya
QRIS Tap merupakan pengembangan dari sistem QRIS sebelumnya.
Teknologi ini menggabungkan NFC dengan sistem Customer Presented Mode sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat.
Menurut penjelasan BI, transaksi QRIS Tap lebih cepat sekitar 0,3 detik dibanding pemindaian QR konvensional.
Selain itu, biaya merchant juga menjadi lebih rendah, berkisar 0,5 hingga 1,8 persen.
“QRIS tanpa pindai ini lebih cepat 0,3 detik dibanding QRIS konvensional,” jelas Dicky.
Ia menjelaskan bahwa sistem transaksi QRIS Tap juga langsung diproses di dalam negeri, sehingga pengelolaannya lebih efisien.
Satu perangkat pembaca dapat digunakan oleh berbagai penyedia jasa pembayaran seperti GoPay, DANA, BCA, dan Mandiri.
QRIS Biasa Tetap Bisa Digunakan di iPhone
Meski QRIS Tap belum tersedia di iPhone, pengguna masih dapat menggunakan sistem QRIS reguler.
Hampir semua aplikasi keuangan seperti GoPay, DANA, ShopeePay, serta layanan mobile banking mendukung pembayaran melalui pemindaian kode QR.
Prosedurnya tetap sama, pengguna cukup membuka aplikasi pembayaran lalu memindai kode QR di merchant.
Harapan QRIS Tap Segera Tersedia di iPhone
Hingga kini, BI belum menentukan waktu pasti kapan QRIS Tap dapat digunakan pada perangkat iOS.
Negosiasi bersama Apple masih dilakukan agar akses NFC dapat dibuka secara terbatas dan sesuai kebutuhan sistem pembayaran Indonesia.
“Nanti tentunya mereka bersama industri lihat, kalau Indonesia pasarnya besar, apalagi Apple invest di Indonesia, ya pasti semoga bisa juga digunakan,” pungkas Dicky.
Jika kesepakatan tercapai, QRIS Tap kemungkinan akan tersedia secara bertahap melalui pembaruan sistem operasi iOS.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
