Connect with us

Teknologi

Komandan Roket Artemis II Ngeluh Microsoft Outlook Eror saat Perjalanan ke Bulan

Gangguan Microsoft Outlook terjadi di misi Artemis II. NASA memastikan sistem utama tetap aman.

Logompn

Published

on

Komandan Roket Artemis II Ngeluh Microsoft Outlook Eror saat Perjalanan ke Bulan
Komandan Roket Artemis II Ngeluh Microsoft Outlook Eror saat Perjalanan ke Bulan. Gambar: Dok. NASA

MPN Indonesia 4 April 2026 - Komandan misi Artemis II, Reid Wiseman, sempat melaporkan gangguan pada aplikasi Microsoft Outlook yang diakses melalui perangkat Personal Computing Device (PCD) miliknya saat berkomunikasi dengan pusat kendali misi di Houston, Amerika Serikat.

Gangguan itu dilaporkan sekitar tujuh hingga delapan jam setelah peluncuran Artemis II, menurut laporan Wired yang mengutip siaran resmi NASA.

Dalam komunikasi dengan Mission Control, Wiseman mengatakan terdapat dua aplikasi Microsoft Outlook di perangkatnya dan keduanya tidak berfungsi saat hendak diakses dari jarak jauh.

“Saya melihat ada dua Microsoft Outlook, dan keduanya tidak berfungsi jika Anda ingin melakukan remote,” ujar Wiseman.

Ia kemudian meminta tim di Houston untuk masuk ke perangkatnya dari jarak jauh guna memeriksa masalah tersebut.

“Jika Anda ingin mengakses jarak jauh dan memeriksa kedua Outlook itu, itu akan sangat bagus,” katanya.

Menanggapi laporan itu, pusat kendali misi menyampaikan akan melakukan remote troubleshooting ke perangkat PCD milik Wiseman.

Dalam laporan lanjutan, aplikasi Microsoft Outlook disebut kembali dapat dibuka, meski tampil dalam mode offline sesuai kondisi operasional yang diharapkan pada perangkat tersebut.

Gangguan Terjadi di Sistem Pendukung, Bukan Sistem Inti Penerbangan

Insiden ini terjadi ketika kapsul Orion menjalankan misi Artemis II, penerbangan berawak berdurasi sekitar 10 hari yang membawa empat astronaut untuk melakukan lunar flyby, yakni melintas di sekitar Bulan tanpa memasuki orbitnya.

Perangkat PCD merupakan laptop atau tablet khusus yang digunakan kru Artemis untuk mendukung berbagai aktivitas selama penerbangan, termasuk mengakses dokumen kerja, catatan, data misi tertentu, dan sarana komunikasi pendukung.

Baca Juga:  NASA Rilis Gambar Planet Terbaru yang Ada di Tata Surya, Begini Penampakannya

Gangguan pada aplikasi Outlook tersebut tidak menunjukkan adanya masalah pada sistem inti misi. Sistem penerbangan, navigasi, dan kendali utama Orion berjalan pada infrastruktur terpisah yang dirancang khusus untuk kebutuhan operasional kritis.

Dalam praktiknya, perangkat lunak komersial seperti Outlook digunakan sebagai bagian dari sistem pendukung kru untuk kebutuhan administratif dan operasional non-kritis, bukan untuk kendali penerbangan utama.

Sementara itu, untuk fungsi-fungsi inti, NASA tetap mengandalkan perangkat keras dan perangkat lunak khusus yang telah melalui pengujian ketat.

Respons Mission Control

Setelah menerima laporan Wiseman, pusat kendali misi menyatakan akan masuk ke perangkat PCD sang komandan dan memberi kabar setelah proses pemeriksaan selesai.

Ketika akses kembali tersedia, Mission Control menyampaikan bahwa tampilan offline pada Outlook memang merupakan kondisi yang telah diperkirakan.

“Untuk Microsoft Outlook, kami berhasil membukanya. Akan terlihat ‘offline’, dan itu memang sesuai ekspektasi,” ujar Capsule Communicator dalam salah satu percakapan dengan kru.

Artinya, pemulihan yang dimaksud bukan berarti seluruh fungsi email berjalan normal seperti di Bumi, melainkan aplikasi sudah dapat dibuka dalam status yang sesuai dengan konfigurasi operasional perangkat selama misi.

Momen gangguan Outlook di tengah misi menuju Bulan itu pun menarik perhatian publik di media sosial.

Salah satu pengguna Bluesky, Niki Grayson, menanggapi kejadian tersebut dengan nada bercanda, mempertanyakan mengapa astronaut yang dikirim ke Bulan masih harus berurusan dengan Microsoft Outlook.

(ADN/NID/RAD)

Trending