Teknologi
Meta Rilis Muse Spark, Siap Saingi GPT dan Gemini
Meta meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Muse Spark yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs.
MPN Indonesia 9 April 2026 - Meta meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Muse Spark yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs.
Peluncuran ini diumumkan langsung oleh CEO Meta Mark Zuckerberg melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu (8/4) waktu Amerika Serikat.
Muse Spark menjadi model pertama dalam keluarga Muse dan diklaim sebagai langkah awal Meta dalam membangun sistem kecerdasan super pribadi untuk bersaing dengan model AI lain seperti GPT dan Gemini.
“Hari ini, kami berbagi pencapaian pertama kami, Muse, model keluarga terbaru kami. Spark menjadi model pertama di keluarga Muse yang bisa kalian coba hari ini,” tulis Mark Zuckerberg.
Model Pertama dari Meta Superintelligence Labs
Muse Spark merupakan model pertama yang dibangun oleh Meta Superintelligence Labs, tim khusus yang dibentuk untuk mengembangkan kecerdasan buatan dan mengejar ketertinggalan dari kompetitor seperti GPT dan Gemini.
Selama sembilan bulan terakhir, Meta Superintelligence Labs membangun ulang tumpukan AI perusahaan dari awal dengan pendekatan yang lebih cepat.
“Muse Spark adalah model penalaran multimodal bawaan dengan dukungan penggunaan alat, rantai pemikiran visual, dan multi-agen. Ini menjadi langkah pertama dalam tangga skalabilitas kami dan produk pertama dari perombakan total AI kami,” kata Meta di situs resminya.
Model awal ini dirancang berukuran kecil dan cepat, namun diklaim mampu menalar pertanyaan kompleks dalam bidang sains, matematika, dan kesehatan.
Muse Spark menjadi fondasi awal dari seri Muse, dengan generasi berikutnya yang disebut sedang dalam tahap pengembangan.
Peluncuran ini juga menjadi bagian dari rencana Meta membangun “kecerdasan super pribadi” (personal superintelligence) yang pertama kali diungkap Zuckerberg pada Juli 2025.
Konsep tersebut bertujuan menghadirkan AI yang membantu individu mencapai tujuan mereka, bukan dikendalikan secara terpusat.
Kemampuan Muse Spark
Muse Spark mendukung asisten Meta AI di aplikasi Meta AI dan meta.ai dengan peningkatan tampilan serta dua mode utama, yaitu mode Instan dan Berpikir.
Pengguna dapat beralih antar mode sesuai kebutuhan, termasuk untuk penalaran kompleks.
Meta AI juga dapat meluncurkan beberapa subagen secara paralel untuk menangani satu permintaan secara bersamaan.
Contohnya, perencanaan perjalanan keluarga ke Florida dapat dibagi ke beberapa agen, seperti penyusunan rencana perjalanan, perbandingan Orlando dan Keys, serta pencarian aktivitas ramah anak yang berjalan secara paralel untuk memberikan jawaban lebih cepat.
Muse Spark juga dibangun dengan persepsi multimodal, memungkinkan Meta AI memahami gambar.
Pengguna dapat mengambil foto rak makanan ringan untuk mengidentifikasi makanan dengan kandungan protein tertinggi atau memindai produk untuk membandingkannya dengan alternatif lain.
Dalam bidang kesehatan, Meta menyebut Muse Spark mampu membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, termasuk yang melibatkan gambar dan grafik, dengan pengembangan bersama tim dokter.
Selain itu, Muse Spark mendukung pengkodean visual yang memungkinkan pembuatan situs web dan mini-game langsung dari perintah.
Performa Muse Spark dibanding AI Lain
Meta merilis hasil pengujian Muse Spark pada sejumlah benchmark populer, termasuk Humanity’s Last Exam (HLE), ARC AGI 2, dan GPQA Diamond.
Dalam beberapa aspek, Muse Spark dilaporkan melampaui model lain seperti Claude Opus, Gemini, GPT, dan Grok, meskipun hasil tersebut belum diverifikasi secara independen.
Pada pengujian pemahaman tertentu, Muse Spark mencatat angka lebih tinggi dibandingkan beberapa model pesaing.
Namun, dalam pengujian pemahaman visual multimoda, skornya masih berada di bawah GPT 5.4.
Untuk tes penalaran, Muse Spark diklaim dapat bersaing dengan Gemini Deep Think dan GPT Pro.
Cara Akses Muse Spark
Muse Spark kini tersedia melalui situs meta.ai untuk pengguna desktop dan aplikasi Meta AI untuk pengguna mobile.
Pengguna diwajibkan login untuk dapat berinteraksi penuh dengan chatbot dan memilih model sesuai konteks pertanyaan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
