Connect with us

Teknologi

Pemerintah Percepat Infrastruktur Digital di Papua, 1.705 Titik Layanan Kini Terhubung

Pemerintah hubungkan 1.705 titik layanan publik di Papua demi pemerataan akses digital, gunakan SATRIA-1 dan BTS 4G untuk dorong konektivitas wilayah timur.

Logompn

Published

on

Pemerintah percepat infrastruktur digital di papua, 1.705 titik layanan kini terhubung
Ilustrasi BTS Internet. Gambar : Ilustrasi Canva

Papua, MPN Indonesia 22 Mei 2025 - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Papua.

Hingga 15 Mei 2025, sebanyak 1.705 titik layanan publik di enam provinsi Tanah Papua telah terhubung dengan jaringan digital.

Langkah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pemerataan konektivitas digital di kawasan timur Indonesia.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan hal ini saat meninjau Pos Angkatan Laut Posal Skouw Sae di Jayapura, Papua, Rabu (21/5).

“Sejak 20 Oktober 2024 hingga 15 Mei 2025, kami telah menghubungkan 1.705 titik layanan publik di Papua. Dari jumlah tersebut, 351 titik sudah memiliki sinyal BTS 4G dengan rata-rata ketersediaan layanan mencapai 84,24%,” ujar Nezar Patria, sebagaimana dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Komdigi, Kamis (22/5).

Ia menambahkan, dari total titik yang terhubung, sebanyak 1.354 merupakan fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, kantor desa, rumah ibadah, pos pertahanan, pasar, dan pelaku UMKM.

Rata-rata kualitas layanan internet di lokasi-lokasi tersebut mencapai 89,5% per April 2025.

Infrastruktur Diperkuat Lewat Teknologi SATRIA-1 dan BTS 4G

Nezar menjelaskan, pembangunan konektivitas digital ini tidak hanya bertujuan menghadirkan teknologi, tetapi juga memberdayakan masyarakat lewat akses yang lebih luas terhadap layanan publik berbasis digital.

Untuk memperkuat jaringan, Komdigi memanfaatkan teknologi satelit SATRIA-1 dan BTS 4G, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) seperti Papua.

“Kehadiran SATRIA-1 dan BTS 4G mempercepat pemerataan konektivitas, terutama di daerah geografis yang sulit dijangkau, seperti kita di Papua,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pramono Anung Resmikan Taman Bendera Pusaka di Jaksel, Buka 24 Jam

Ia menekankan bahwa pembangunan ini menjadi bagian penting dari transformasi digital yang inklusif.

Harapannya, peningkatan akses internet bisa mendorong produktivitas masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemerintah Terus Kawal Proyek Digitalisasi Papua

Nezar menegaskan, Komdigi terus mengawal pelaksanaan proyek ini agar masyarakat Papua benar-benar merasakan manfaatnya.

“Pembangunan infrastruktur digital di Papua bukan hanya soal jaringan, tetapi menyangkut keadilan akses bagi seluruh warga negara. Tujuannya agar masyarakat Papua juga bisa menikmati hak digital secara setara,” tegasnya.

Dengan proyek digitalisasi ini, Papua kini semakin terhubung.

Pemerintah menargetkan pembangunan ini menjadi fondasi pemerataan akses digital secara nasional, terutama di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending