Connect with us

Teknologi

Salesforce Tawarkan Layanan AI untuk Customer Service tapi Tetap dengan Sentuhan Manusia

Salesforce memperkenalkan Agentforce, solusi kecerdasan buatan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman customer service.

Adinda

Published

on

Salesforce Tawarkan Layanan AI untuk Customer Service tapi Tetap dengan Sentuhan Manusia
Salesforce Tawarkan Layanan AI untuk Customer Service tapi Tetap dengan Sentuhan Manusia. Gambar : salesforce.com

MPN Indonesia 22 Oktober 2024 - Salesforce, perusahaan teknologi terkemuka dalam solusi Customer Relationship Management (CRM), kini menghadirkan layanan kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk memperkaya pengalaman customer service dengan pendekatan yang lebih manusiawi.

Langkah ini merupakan bagian dari inovasi teknologi dan inovasi global yang terus berkembang pesat, termasuk di kawasan Asia Tenggara, di mana perusahaan bertujuan untuk menyediakan layanan AI yang interaktif dan mudah diakses.

Pengenalan Agentforce untuk Meningkatkan Layanan Pelanggan

Pada Rabu (16/10), Sujith Abraham, Senior Vice President dan General Manager Salesforce ASEAN, memperkenalkan Agentforce, solusi AI terbaru dari Salesforce.

Agentforce dirancang untuk memberikan pengalaman customer service yang lebih alami bagi pelanggan, meskipun dikelola oleh agen kecerdasan buatan (AI).

Teknologi ini memungkinkan komunikasi yang luwes dan interaktif, seolah pelanggan berbicara dengan manusia, bukan mesin.

Dalam demonya, Agentforce menunjukkan kemampuannya untuk mengenali identitas penelepon, melacak riwayat pesanan, dan menawarkan solusi yang relevan.

Misalnya, ketika pelanggan menghubungi terkait komplain produk pakaian yang tidak sesuai, agen AI dapat langsung menyapa pelanggan dengan nama dan menawarkan solusi, seperti pengembalian barang di toko terdekat.

Hal ini mempersingkat waktu tunggu dan menyederhanakan proses, tanpa perlu melalui prosedur panjang seperti memasukkan nomor kategori keluhan.

Inovasi AI dalam Bisnis dan Tantangannya

Seiring dengan kemajuan teknologi dan inovasi global, AI telah menjadi solusi andalan bagi berbagai perusahaan di sektor bisnis.

Namun, Sujith menjelaskan bahwa pengembangan Large Language Models (LLM) untuk kebutuhan bisnis merupakan investasi yang mahal dan rumit.

Baca Juga:  Meta Glasses Meluncur, Kacamata AI Rp5 Jutaan yang Bisa Diajak Ngobrol

Selain memerlukan keahlian teknis yang mendalam, kualitas data yang dimasukkan ke dalam sistem AI juga sangat krusial.

Melalui Agentforce, Salesforce menawarkan solusi yang lebih terjangkau dan mudah disesuaikan oleh bisnis.

Dengan alat bantu pemrograman yang sederhana, perusahaan dapat menyesuaikan fungsi AI sesuai kebutuhan spesifik mereka.

Hal ini memungkinkan perusahaan yang sebelumnya terkendala dalam pengembangan AI untuk mengakses solusi yang lebih efisien dari segi biaya dan pengelolaan.

Kolaborasi dan Integrasi dengan Sistem CRM Lain

Selain Agentforce, Salesforce juga memungkinkan integrasi solusi AI dengan sistem CRM yang sudah dimiliki perusahaan lain.

Menurut Sujith, platform Salesforce kompatibel dengan berbagai teknologi seperti Databricks, Snowflakes, Amazon, Oracle, dan SAP.

Dengan kemampuan memetakan data dari berbagai sumber, Salesforce memfasilitasi perusahaan untuk meningkatkan performa AI mereka tanpa perlu mengubah infrastruktur yang sudah ada.

Sujith juga menekankan pentingnya memastikan platform yang terintegrasi dengan solusi AI Salesforce aman dari potensi gangguan pihak ketiga.

Keamanan data menjadi prioritas dalam memastikan keberhasilan integrasi teknologi ini.

Lokalisasi dan Hyperforce di Indonesia

Untuk mendukung penetrasi pasar lokal, Salesforce berencana melokalisasi solusi Agentforce ke dalam bahasa Indonesia.

Sujith menyatakan bahwa lokalisasi adalah elemen kunci dalam strategi Salesforce di Indonesia, salah satu pasar utama di Asia Tenggara.

Sejak kehadirannya pada 2022, Salesforce telah meluncurkan Hyperforce, platform infrastruktur cloud yang mendukung berbagai layanan Salesforce di berbagai wilayah geografis.

Hyperforce memungkinkan perusahaan di Indonesia menyimpan data secara fleksibel di berbagai penyedia cloud publik, seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform (GCP), sesuai dengan regulasi lokal dan preferensi bisnis.

Pada Juli 2024, Salesforce memperkuat kehadirannya di Indonesia dengan membuka kantor resmi di Jakarta.

Baca Juga:  CEO NVIDIA Jensen Huang Akan Berkunjung ke Indonesia untuk Indonesia AI Day

Inisiatif ini bertujuan untuk mendekatkan perusahaan dengan pelanggan dan mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) dalam industri lokal.

Sujith menambahkan bahwa Indonesia merupakan satu dari dua negara di Asia Tenggara yang memiliki infrastruktur Hyperforce, selain Singapura, yang menunjukkan komitmen Salesforce dalam menghadirkan teknologi mutakhir di kawasan ini.

Dengan peluncuran Agentforce dan lokalisasi Hyperforce di Indonesia, Salesforce berambisi merevolusi cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending