Connect with us

Teknologi

TNI AD Salurkan Puluhan Starlink ke Wilayah Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Puluhan perangkat Starlink telah dikirim oleh TNI Angkatan Darat ke sejumlah wilayah terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Logompn

Published

on

Puluhan starlink siap dikirim tni ad ke wilayah bencana di aceh, sumut, dan sumbar!
Puluhan Starlink Siap Dikirim TNI AD ke Wilayah Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar | Gambar: Ilustrasi Canva

Aceh, MPN Indonesia 4 Desember 2025 - Puluhan perangkat Starlink telah dikirim oleh TNI Angkatan Darat ke sejumlah wilayah terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan tersebut difokuskan untuk memulihkan koneksi internet yang terputus akibat kerusakan infrastruktur pascabencana banjir bandang dan longsor di wilayah tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, yang menyampaikan bahwa pengiriman puluhan router Starlink terlah dilakukan oleh pihaknya.

“Tentang Starlink, itu memang peralatan kami dari Kemenhan dan kami juga. Memang pulsanya belum tahu siapa yang mau bayar, jadi itulah kondisinya,” ujar Maruli dalam konferensi pers penanggulangan bencana Sumatra, Rabu (3/12).

Maruli menambahkan bahwa pengiriman ini menjadi bentuk semangat TNI AD dalam membantu korban bencana.

“Tapi, semangat kami untuk membantu, kami kirimkan berpuluh Starlink ke daerah bencana,” ujarnya.

Bantuan Starlink Gratis dari SpaceX

Selain pengiriman oleh TNI AD, layanan internet satelit Starlink dari SpaceX juga diberikan secara gratis untuk wilayah terdampak di Sumatra.

CEO SpaceX, Elon Musk, melalui akun resmi Starlink di X, mengumumkan bahwa layanan gratis ini berlaku untuk pelanggan baru maupun lama hingga akhir Desember 2025.

Starlink juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam mempercepat distribusi terminal ke wilayah yang terdampak paling parah di Sumatra.

Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan perusahaan untuk menyediakan akses internet gratis di area bencana.

Starlink menyatakan bahwa pelanggan aktif tidak perlu melakukan tindakan tambahan karena kredit layanan gratis akan diterapkan secara otomatis ke akun mereka.

Selain Indonesia, kebijakan ini juga berlaku di Sri Lanka yang turut terdampak Badai Siklon Ditwah.

Baca Juga:  Pertanyaan Bocah Ini Bikin Terkejut saat Najwa Shihab Temui Pengungsi di Aceh Tamiang

Dukungan Komdigi melalui SATRIA-1

Selain dukungan dari Starlink dan TNI AD, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga menyediakan akses internet darurat di lokasi terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Berdasarkan siaran pers Komdigi pada Senin (1/12), telah dipasang 10 titik layanan internet berbasis satelit SATRIA-1 di area terdampak.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menegaskan bahwa penyediaan layanan ini merupakan prioritas untuk memulihkan kembali konektivitas masyarakat.

“Ketika jaringan komunikasi terputus, SATRIA-1 hadir sebagai penyelamat. Dengan cara ini, warga dapat kembali terhubung meskipun infrastruktur konektivitas sedang mengalami gangguan,” kata Meutya di Jakarta, Minggu (30/11).

Ia menyatakan bahwa satelit SATRIA-1 telah beroperasi sejak tahun lalu dan dirancang untuk menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta daerah yang sulit diakses, termasuk saat terjadi bencana besar.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending