Berita
Program Magang Nasional akan Jangkau Seluruh Provinsi di Indonesia
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menargetkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 dapat menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.
MPN Indonesia 25 Februari 2026 - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menargetkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 dapat menjangkau seluruh provinsi di Indonesia.
Hal ini bertujuan agar program magang tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, melainkan tersebar merata di berbagai wilayah guna membuka akses kerja lebih luas bagi lulusan muda di daerah.
“Dari data MagangHub, saat ini memang masih banyak penumpukan magang di Pulau Jawa. Kita ingin agar ini tersebar jadi ada di tiap provinsi,” kata Yassierli saat melakukan monitoring dan evaluasi pemagangan nasional di PT Ecogreen Oleochemicals, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/2).
Bakal Perkuat Ekosistem Magang di Daerah
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyiapkan langkah strategis melalui penguatan ekosistem magang di daerah.
Strategi ini meliputi pemetaan target per provinsi berdasarkan sektor unggulan dan kapasitas industri, serta peningkatan jumlah mitra penyelenggara dari kalangan perusahaan dan instansi pemerintah.
Menurut Yassierli, Kementerian Ketenagakerjaan akan menetapkan peta target yang realistis di setiap provinsi agar program magang nasional bisa berkembang sesuai potensi daerah.
“Kita tetapkan peta target per provinsi yang realistis, berbasis sektor unggulan dan kapasitas industri daerah, bukan sekadar pemerataan angka,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap daerah didorong memiliki mitra aktif, mentor yang siap membimbing, dan rencana pembelajaran yang terstruktur agar kualitas pemagangan tetap terjaga.
Tonjolkan Perusahaan di Luar Jawa
Pemerintah juga akan mengoptimalkan platform MagangHub agar pemilihan lokasi magang lebih adil bagi seluruh daerah.
Peserta tetap diberikan kebebasan memilih perusahaan tujuan, namun perusahaan-perusahaan di luar Pulau Jawa akan ditampilkan lebih menonjol untuk meningkatkan peluang dipilih oleh peserta.
“Peserta magang memilih sendiri perusahaan tujuan. Jadi ini juga menjadi tantangan bagi perusahaan, bagaimana agar mereka dapat dipilih oleh para peserta magang? Ada kompetisi sesama peserta, dan juga sesama perusahaan,” ujar Yassierli.
Menurutnya, perusahaan yang ingin menarik minat peserta magang harus menunjukkan komitmen nyata, termasuk menyediakan sistem pembelajaran yang terstruktur dan fasilitas pendukung yang layak.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
