Internasional
Kim Jong Un Tunjuk Putrinya yang Masih Remaja jadi Dirjen Rudal Korea Utara
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan menunjuk putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae, sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Rudal.
MPN Indonesia 26 Februari 2026 - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dilaporkan telah menunjuk putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae, sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Rudal Korea Utara.
Informasi ini diungkap oleh media Korea Selatan, Chosun Daily, dengan mengutip sumber dari pemerintah tingkat tinggi Korea Selatan.
Penunjukan ini memberikan peran strategis kepada Ju Ae dalam mengawasi kekuatan nuklir negara tersebut, meskipun usianya diperkirakan masih 13 atau 14 tahun.
Dikutip MPN Indonesia dari Fox News, Kim Ju Ae telah menerima pengarahan langsung dari para jenderal militer dan mengeluarkan arahan-arahan strategis, meski secara resmi posisi direktur administrasi masih dijabat oleh Jang Chang-ha.
“Ini adalah tahap penunjukan sebagai penerus. Telah terdeteksi keadaan di mana (putrinya) memberikan pendapat tentang beberapa kebijakan,” kata Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan.
Kim Ju Ae Pertama Kali Muncul pada 2022
Nama Kim Ju Ae pertama kali diperkenalkan secara publik oleh media pemerintah Korea Utara pada November 2022.
Saat itu ia mendampingi Kim Jong Un dalam peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17 dan disebut sebagai “anak kesayangan”.
Ia kerap hadir dalam berbagai kegiatan militer penting, termasuk inspeksi senjata, peluncuran rudal balistik antarbenua, serta menghadiri kongres partai bersama ayahnya.
Meski nama “Ju Ae” dikenal luas, namun muncul dugaan bahwa nama aslinya adalah Kim Ju Hae.
Pemerintah Pyongyang sendiri hingga kini tidak pernah secara resmi merilis nama lengkap putrinya.
Kehadiran Ju Ae dalam struktur kekuasaan militer mempertegas spekulasi bahwa ia sedang dipersiapkan sebagai penerus dinasti Kim.
Penguatan Persenjataan Korea Utara
Penunjukan Kim Ju Ae terjadi di tengah peningkatan uji coba persenjataan oleh Korea Utara.
Pada 18 Februari, Kim Jong Un difoto mengemudikan peluncur roket multi laras 600mm berkemampuan nuklir di Pyongyang.
Media pemerintah menyebut senjata itu setara dengan rudal balistik jarak pendek dan telah mengubah pola peperangan modern, termasuk karena dukungan kecerdasan buatan dalam sistem pemandunya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
