Connect with us

Entertainment

Dianggap Menghina, YouTuber AS Johnny Somali Dipukul Warga Korsel

Johnny Somali, YouTuber asal AS, diserang saat siaran langsung di Seoul. Pelaku memukul wajahnya dan merampas ponselnya.

Actress 1299250

Published

on

Dianggap Menghina, YouTuber AS Johnny Somali Dipukul Warga Korsel
Dianggap Menghina, YouTuber AS Johnny Somali Dipukul Warga Korsel. Gambar : Dok. INSTAGRAM @Johnny Somali

MPN Indonesia 29 Oktober 2024 - YouTuber asal Amerika Serikat, Johnny Somali, menjadi korban penyerangan saat sedang melakukan siaran langsung di Korea Selatan.

Insiden ini terjadi pada Kamis (24/10), di sebuah jalan di Seoul.

Johnny Somali, yang memiliki nama asli Ramsey Khalid Ismael, diserang secara tiba-tiba oleh seorang pejalan kaki, menarik perhatian warganet di seluruh Korea Selatan.

Kronologi Insiden Penyerangan

Johnny Somali tengah melakukan streaming bersama teman-temannya ketika peristiwa itu terjadi.

Seorang pria tak dikenal mendekat dan tiba-tiba memukul wajah Johnny.

Selain itu, pelaku juga merampas ponsel yang digunakan untuk siaran langsung dan melemparkannya jauh dari lokasi sebelum melarikan diri.

Meskipun Johnny dan teman-temannya berusaha mengejar pelaku, mereka gagal menangkapnya.

Tak lama setelah itu, Johnny kembali muncul di siaran dengan mata kanannya tertutup perban akibat serangan tersebut.

Hingga saat ini, identitas dan motif pelaku masih belum diketahui oleh pihak berwenang.

Reaksi Publik dan Penyebaran Video

Video pemukulan terhadap Johnny Somali dengan cepat tersebar di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet Korea Selatan memberikan respons positif terhadap tindakan penyerang, mengingat reputasi Johnny yang sebelumnya telah memicu kemarahan masyarakat.

Ini bukan kali pertama Johnny Somali terlibat dalam kontroversi di Korea Selatan.

Pada 9 Oktober 2024, Johnny Somali memicu skandal besar setelah mengunggah video dirinya mencium Patung Perdamaian di Itaewon, Distrik Yongsan, Seoul.

Patung tersebut adalah simbol peringatan bagi para perempuan yang dipaksa menjadi budak seks oleh militer Jepang selama penjajahan Korea pada tahun 1910 hingga 1945.

Selain itu, Johnny juga melakukan tarian cabul di depan patung, yang memperparah kecaman publik terhadap aksinya.

Baca Juga:  Vadel Badjideh Dituntut 12 Tahun Penjara terkait Kasus Aborsi & Persetubuhan Anak Nikita Mirzani

Reaksi Keras terhadap Perilaku Johnny Somali

Aksi Johnny Somali yang mencium Patung Perdamaian serta melakukan tindakan tidak senonoh di depan monumen tersebut dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap sejarah dan penderitaan para korban perbudakan seksual, yang disebut sebagai “wanita penghibur”.

Patung tersebut memiliki makna simbolis yang mendalam bagi rakyat Korea Selatan, terutama bagi mereka yang memperjuangkan pengakuan dan keadilan bagi para korban.

Trending