Connect with us

Internasional

Dubes Iran Sebut Selat Hormuz Tak Ditutup

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak ditutup oleh pemerintah Iran.

Logompn

Published

on

Dubes Iran Sebut Selat Hormuz Tak Ditutup
Dubes Iran Sebut Selat Hormuz Tak Ditutup | Gambar: AFP

MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak ditutup oleh pemerintah Iran.

Boroujerdi mengatakan Selat Hormuz hanya diberlakukan protokol lalu lintas khusus karena situasi perang.

“Selat Hormuz tidak ditutup, Selat Hormuz tetap terbuka dan kami hanya sebagai pihak yang menyelenggarakan keamanan di selat ini, hanya memberlakukan protokol lalu lintas yang khusus untuk saat-saat perang,” kata Boroujerdi kepada media di rumah dinasnya, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan bahwa kapal-kapal yang mematuhi protokol dapat melintas tanpa hambatan.

Pastikan Keamanan di Selat Hormuz

Boroujerdi menyampaikan bahwa negaranya telah menjaga keamanan Selat Hormuz selama ratusan tahun.

Ia menegaskan keamanan di jalur pelayaran tersebut berlaku untuk semua negara tanpa terkecuali, termasuk Iran sendiri.

“Selat Hormuz adalah tempat di mana Iran menyebarluaskan keamanan di sana sejak ratusan tahun yang lalu,” kata dia.

“Dan kami sampaikan, keamanan di Selat Hormuz untuk semua negara di mana Iran juga termasuk di dalamnya, atau sama sekali tidak boleh ada negara yang memanfaatkan keamanan di sana,” imbuhnya.

Iran: Yang Khawatir soal Selat Hormuz, Tanya ke AS

Boroujerdi menyatakan bahwa kekhawatiran terkait penutupan Selat Hormuz seharusnya ditanyakan kepada Amerika Serikat.

Pasalnya, menurut Boroujerdi, AS telah datang dari jauh dan mengganggu stabilitas kawasan.

“Yang khawatir berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz, harus menanyakan kepada Amerika Serikat yang datang dari jauh sekali ke kawasan Timur Tengah, kemudian mengganggu keamanan di Selat Hormuz,” kata Boroujerdi.

Baca Juga:  China Latihan Perang Skala Besar, Siap-Siap Perang Dunia 3?

Timur Tengah Memanas usai Serangan Israel-AS

Situasi di kawasan Timur Tengah diketahui memanas setelah Israel dan Amerika Serikat menyerang Teheran pada Sabtu (28/2).

Serangan tersebut menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, meninggal dunia.

Iran kemudian menyatakan masa berkabung selama 40 hari dan tujuh hari libur nasional.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending