Connect with us

Internasional

Makin Panas, Iran Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln

Drone yang diluncurkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) diklaim telah menghantam kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln.

Logompn

Published

on

Makin Panas, Iran Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Makin Panas, Iran Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln | Gambar: Navy Times

MPN Indonesia 6 Maret 2026 - Drone yang diluncurkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) diklaim telah menghantam kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln.

Dikutip MPN Indonesia dari AFP, laporan ini disampaikan oleh televisi pemerintah Iran pada Kamis (5/3), tanpa merinci waktu, lokasi, atau dampak dari serangan tersebut.

Sebelumnya, IRGC juga pernah menyatakan bahwa rudal yang mereka luncurkan telah mengenai kapal induk Amerika Serikat, namun klaim tersebut dibantah oleh Pentagon.

Menurut Departemen Pertahanan AS, rudal yang ditembakkan Iran bahkan tidak mendekati sasaran.

Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait

Iran diketahui telah meluncurkan drone ke sejumlah lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait.

Serangan menargetkan Kamp Arifjan dan Kamp Udairi yang dikenal juga sebagai Kamp Buehring.

“Unit-unit drone angkatan laut angkatan bersenjata menargetkan lokasi Kamp Udairi pasukan AS di Kuwait menggunakan drone tempur,” demikian pernyataan militer Iran yang disiarkan televisi pemerintah.

AS Klaim Tenggelamkan 30 Kapal Iran

Sementara itu, Amerika Serikat mengklaim telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal milik Iran selama konflik berlangsung.

“Sekarang kita telah menenggelamkan lebih dari 30 kapal,” kata Kepala Komando Pusat AS untuk kawasan Timur Tengah, Laksamana Brad Cooper, dikutip MPN Indonesia dari AFP.

“Dan hanya dalam beberapa jam terakhir, kita telah menghantam kapal induk drone Iran, kira-kira seukuran kapal induk Perang Dunia II. Dan saat ini, kapal itu terbakar,” tambahnya.

Ia juga menambahkan bahwa serangan rudal balistik dari Iran telah menurun sebesar 90 persen sejak awal konflik.

Baca Juga:  Sejumlah Negara di Timur Tengah Tutup Ruang Udara, Kemenhaj Siapkan Mitigasi untuk Jemaah Umrah

Selain itu, serangan drone juga telah menurun sebesar 83 persen dalam periode yang sama.

Awal Mula Konflik Memanas

Konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel meningkat sejak 28 Februari lalu saat serangan dilaporkan dilakukan ke wilayah Iran.

Sebagai balasan, Iran merespons dengan meluncurkan serangan rudal dan drone ke sejumlah negara di kawasan Timur Tengah yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending