Connect with us

Berita

Sejumlah Negara di Timur Tengah Tutup Ruang Udara, Kemenhaj Siapkan Mitigasi untuk Jemaah Umrah

Mengantisipasi potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan jemaah umrah, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah menyiapkan langkah mitigasi.

Logompn

Published

on

Sejumlah Negara di Timur Tengah Tutup Ruang Udara, Jemaah Umrah RI Kena Imbas
Sejumlah Negara di Timur Tengah Tutup Ruang Udara, Kemenhaj Siapkan Mitigasi untuk Jemaah Umrah | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 2 Maret 2026 - Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah menutup ruang udara untuk kedatangan dan keberangkatan penerbangan.

Langkah itu diambil usai eskalasi konflik antara Iran vs Amerika Serikat dan Israel.

Diketahui, negara-negara yang menutup ruang udara antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah.

Sementara itu, Arab Saudi bersama Oman, Yordania, dan Lebanon masih mengoperasikan penerbangan secara terbatas dengan status waspada, menyesuaikan perkembangan situasi keamanan.

Alhasil, kebijakan tersebut berdampak pada perjalanan internasional, termasuk jemaah umrah asal Indonesia.

KUH Jeddah Siapkan Langkah Mitigasi

Mengantisipasi potensi keterlambatan atau pembatalan penerbangan yang dapat menyebabkan jemaah umrah tertahan di bandara, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah menyiapkan langkah mitigasi.

Staf Teknis Urusan Haji KUH Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, mengatakan pihaknya telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara.

“KUH telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift dan disebar di tiga titik bandara, yakni Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji,” kata dia, Sabtu (28/2), dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Kemenhaj.

“Langkah ini untuk memastikan pendampingan dan koordinasi berjalan optimal bagi jemaah yang terdampak perubahan jadwal penerbangan,” sambungnya.

Selain itu, KUH Jeddah membuka komunikasi intensif dengan maskapai penerbangan, travel penyelenggara, serta syarikah atau mitra travel di Arab Saudi guna mencari solusi bagi jemaah yang tertunda kepulangannya.

KBRI Riyadh Imbau WNI Tetap Tenang

Di sisi lain, Kedutaan Besar Republik Indonesia Riyadh (KBRI Riyadh) mengeluarkan imbauan kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi untuk tetap tenang dan tidak panik.

Baca Juga:  Kemenag Siapkan Badal Haji dan Asuransi bagi Jemaah yang Wafat di Tanah Suci

WNI diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari otoritas setempat dan perwakilan Republik Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan di Arab Saudi juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan otoritas terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan jemaah umrah Indonesia.

“Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta selalu merujuk pada sumber resmi pemerintah,” kata Kemenhaj.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending