Berita
Jabar Liburkan Ojek hingga Sopir Angkot selama Lebaran 2026 dan Dapat Uang Pengganti
Dedi Mulyadi memberlakukan kebijakan meliburkan ojek, sopir angkot, becak, dan andong di jalur mudik Jawa Barat selama seminggu jelang Lebaran 2026 dengan uang pengganti.
Jawa Barat, MPN Indonesia 19 Maret 2026 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memberlakukan kebijakan peliburan terhadap pengemudi transportasi yang beroperasi di jalur lintasan mudik Lebaran 2026.
Kebijakan ini berlaku selama satu minggu dan menyasar pengemudi ojek, sopir angkutan kota (angkot), andong, serta tukang becak yang melintasi jalur mudik utama di wilayah Jawa Barat.
Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok resminya, @dedimulyadiofficial, pada Senin (9/3).
Ia menyatakan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk perhatian terhadap pekerja transportasi informal agar dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil kebijakan untuk meliburkan tukang ojek, sopir angkot, andong, becak yang berada di jalur lintasan mudik. Liburnya selama seminggu ya sehingga pada saat mudik bisa tinggal di rumah bersama keluarganya dan mendapat uang pengganti,” ujar Dedi, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (19/3).
Penyesuaian untuk Kawasan Wisata
Selain jalur mudik, Pemprov Jawa Barat juga menerapkan kebijakan serupa di kawasan wisata, namun dengan waktu yang berbeda.
Para pengemudi transportasi tradisional di jalur wisata seperti Bandung–Lembang dan kawasan Puncak akan diliburkan selama satu minggu setelah Lebaran.
Langkah ini diambil karena daerah tersebut diprediksi mengalami lonjakan wisatawan pascalebaran, yang dapat menimbulkan kepadatan lalu lintas.
Kebijakan publik ini menjadi bagian dari antisipasi pengelolaan transportasi umum di wilayah padat aktivitas.
Pesan untuk yang Dapat THR
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Dedi Mulyadi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait penggunaan Tunjangan Hari Raya (THR).
Ia mengingatkan agar masyarakat bijak dalam mengelola keuangan menjelang dan sesudah Lebaran.
“Yang sudah menerima THR semoga makin ceria, tapi jangan langsung dihabiskan karena Lebaran masih panjang. Yang belum menerima sabar dulu, nanti juga pasti menerima,” kata Dedi.
Dedi juga menekankan pentingnya menjaga semangat dalam menjalani aktivitas, baik bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak.
“Bagaimanapun yang puasa dan yang tidak puasa, Lebaran sama-sama akan merayakannya,” ujarnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
