Berita
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Komisi XI DPR jadi Bos Baru OJK
Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) oleh Komisi XI DPR RI pada Rabu (11/3).
MPN Indonesia 12 Maret 2026 - Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) oleh Komisi XI DPR RI pada Rabu (11/3).
Penetapan dilakukan melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Komisi XI DPR RI memutuskan setelah melalui uji kelayakan terhadap 10 calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dan melaksanakan rapat internal, memutuskan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK,” kata Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Sebelum ditetapkan sebagai ketua, Friderica menjabat sebagai pelaksana tugas (Pjs) ketua dan wakil ketua OJK pasca pengunduran diri Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara.
Penetapan Sejumlah Jabatan
Dalam kesempatan yang sama, Komisi XI DPR RI juga menetapkan sejumlah nama untuk mengisi posisi lainnya di struktur OJK.
Berikut daftar pejabat negara yang ditetapkan:
- Hernawan Bekti Sasongko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
- Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
- Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen.
- Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.
Menurut Misbakhun, penetapan dilakukan dengan musyawarah mufakat dan mempertimbangkan aspek teknis dan profesionalitas.
“Musyawarah mufakat dengan penuh kekeluargaan, tapi penuh dengan pertimbangan-pertimbangan teknis soal kompetensi dan profesional,” ucapnya.
Latar Belakang Friderica Widyasari Dewi
Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi OJK, Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu pada 28 November 1975.
Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 2001. Gelar Master of Business Administration diperolehnya dari California State University, Amerika Serikat, pada 2004.
Kemudian ia memiliki gelar doktor di bidang Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada pada 2019.
Sebelum menjabat di OJK, Friderica memiliki rekam jejak panjang di sektor pasar keuangan nasional.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Pengembangan Pasar Bursa Efek Indonesia (2009–2015) dan Direktur keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (2015–2016).
Ia juga sempat menjabat Direktur Utama PT KSEI (2016–2019) sebelum menjabat Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020–2022).
Friderica juga mengantongi dua sertifikasi dari OJK pada 2019, yakni Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
