Connect with us

Viral

Lansia Penarik Becak Ini Tak Henti-Henti Berterima Kasih karena Bahagia Dapat Penumpang

Seorang lansia penarik becak di Bandung bernama Pak Aos (83) viral di media sosial.

Logompn

Published

on

Lansia Penarik Becak Ini Tak Henti Henti Berterima Kasih karena Bahagia Dapat Penumpang
Lansia Penarik Becak Ini Tak Henti-Henti Berterima Kasih karena Bahagia Dapat Penumpang | Gambar: Instagram/@elita_sabila

Jawa Barat, MPN Indonesia 14 Maret 2026 - Seorang lansia penarik becak di Bandung bernama Pak Aos (83) viral di media sosial.

Hal itu terjadi usai seorang penumpang membagikan pengalamannya di media sosial usai naik becak Pak Aos.

“Gak sengaja ketemu bapak tukang becak yang excited banget nawarin aku jasa tumpangan,” tulis akun Instagram @elita_sabila, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (14/3).

Tak Patok Tarif Becak

Dalam video yang dibagikan @elita_sabila, terlihat Pak Aos menggunakan kaos merah dan topi hitam.

Ia menunggu penumpang di pinggir jalan dan tampak sangat senang sekali saat pemilik akun @elita_sabila menghampiri dan mau menggunakan jasa becaknya.

Saat ditanya mengenai tarif, Pak Aos menyebut dirinya ikhlas dibayar berapa saja oleh penumpang tersebut.

“Berapa (tarifnya) pak?” tanya penumpang.

“Ah berapa aja,” jawab Pak Aos sembari menundukkan kepala.

Saat diberikan uang, Pak Aos tampak sangat senang dan tak henti-hentinya berterima kasih.

Penumpang tersebut menceritakan bahwa Pak Aos belum mendapatkan satu pun penumpang sejak pagi.

“Kata beliau baru aku yang naik becaknya dari pagi mangkal belum dapet penumpang sama sekali. Padahal ini udah jam 3 sore,” katanya.

Diketahui bahwa Pak Aos menderita penyakit liver dan harus menjalani pengobatan rutin setiap bulan, namun kerap terkendala biaya.

Dapat Bantuan dari Polisi

Momen lain yang memperlihatkan kehidupan Pak Aos juga dibagikan melalui akun Instagram milik Kombes Pol Tri Suhartanto, @tri_suhartanto2004.

Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan saat dirinya mengunjungi kediaman Pak Aos.

Pekerjaan sebagai tukang becak yang sudah dijalani selama 65 tahun hanya menghasilkan pendapatan harian sekitar Rp30.000 hingga Rp70.000, bahkan kadang tidak mendapatkan penghasilan sama sekali.

Baca Juga:  Percepat Sertifikasi Aset, Pemkot Bogor Bidik 1.000 Sertifikat Tanah Rampung Tahun Ini

Pak Aos diketahui memiliki empat orang anak, namun salah satunya telah meninggal dunia.

Pada kesempatan itu, Kombes Pol Tri Suhartanto memberikan bantuan sejumlah uang untuk tabungan dan pembangunan bagian belakang rumah Pak Aos yang belum selesai karena keterbatasan biaya.

“Pak ini untuk tabungan bapak, ini untuk ngebangun rumah,” ujar Kombes Pol Tri Suhartanto.

“Terima kasih banyak ya Allah,” ucap Pak Aos.

(AKM/NID/RAD)

Trending