Connect with us

Viral

Robot Presensi STAM & SEDH Tingkatkan Antusias Anak Tarawih di Masjid Baiturrahman Jatijajar

Program STAM dan SEDH berhasil menarik perhatian anak-anak di lingkungan Masjid Baiturrahman Jatijajar, Depok, untuk lebih aktif mengikuti salat tarawih.

Logompn

Published

on

Robot Presensi STAM & SEDH Tingkatkan Antusias Anak Tarawih di Masjid Baiturrahman Jatijajar
Anak-anak di Masjid Baiturrahman saat mengikuti kegiatan STAM-SEDH. Gambar: Dok. Masjid Baiturrahman Jatijajar

MPN Indonesia 16 Maret 2026 - Program STAM dan SEDH berhasil menarik perhatian anak-anak di lingkungan Masjid Baiturrahman Jatijajar, Depok, untuk lebih aktif mengikuti salat tarawih selama Ramadan tahun ini.

Sebagai informasi, STAM (Shaf Terdepan Anak Masjid) dan SEDH (Sedekah) adalah program presensi digital berbasis robot yang pertama kali diinisiasi oleh Masjid Al Marjan di Kompleks Permata Depok Regensi, Ratu Jaya, Depok.

Sistem presensi ini bekerja dengan cara anak-anak membawa kartu barcode yang telah dipersonalisasi, kemudian melakukan scan setelah salat Isya dan tarawih.

Hasil scan akan menampilkan progres pembangunan robot STAM dan SEDH, sehingga menarik perhatian anak-anak.

Robot Presensi STAM & SEDH Tingkatkan Antusias Anak Tarawih di Masjid Baiturrahman Jatijajar (2)
Anak-anak di Masjid Baiturrahman saat mengikuti kegiatan STAM-SEDH. Gambar: Dok. Masjid Baiturrahman Jatijajar

Jadi Daya Tarik bagi Anak-Anak

DKM Subbidang PHBI dan Kajian Tematik Nasional Masjid Baiturrahman Jatijajar, Joko, mengatakan program STAM & SEDH dipilih sebagai strategi untuk meningkatkan ketertarikan anak-anak dalam menjalankan ibadah, khususnya salat tarawih.

Menurutnya, teknologi presensi digital yang diperkenalkan melalui program STAM dan SEDH menjadi daya tarik tersendiri.

“Awalnya kita melihat aplikasi digital STAM & SEDH ini menjadi tools daya tarik anak-anak untuk rajin salat tarawih di masjid,” ujar Joko kepada MPN Indonesia pada Jumat (13/3).

Namun, pihak masjid tidak ingin program tersebut hanya menjadi sarana absensi semata.

Oleh karena itu, pengurus juga menambahkan sesi bimbingan singkat bagi anak-anak setelah pelaksanaan salat.

“Sehingga kita buat program bimbingan, edukasi adab, dan peningkatan ibadah walaupun hanya lima sampai tujuh menit,” jelasnya.

Anak-Anak Ditempatkan di Tempat Khusus

Joko menuturkan bahwa pelaksanaan program STAM dan SEDH juga membawa perubahan dalam pengelolaan kehadiran anak-anak di masjid.

Baca Juga:  Masjid Istiqlal Berikan Layanan Hotel Gratis bagi Musafir di Bulan Ramadan 2025

Untuk menjaga ketertiban selama salat tarawih, peserta program ditempatkan di area khusus yang berada di lantai atas masjid dengan pendampingan panitia.

Menurutnya, cara ini membuat suasana ibadah menjadi lebih tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kita melihat kegembiraan dengan antusias yang bagus, bangga menggunakan id card dan selalu aktif komunikasi dengan pembimbing panitia,” katanya.

53 Anak Aktif Ikut Program STAM-SEDH

Pada Ramadan tahun ini, Masjid Baiturrahman Jatijajar mencatat sebanyak 59 anak mendaftar dalam program STAM dan SEDH.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar tercatat aktif mengikuti presensi digital tersebut.

“Dari 59 yang daftar, ada 53 peserta aktif dengan tingkat kehadiran rata-rata 81 persen,” ujar Joko.

Tingginya tingkat partisipasi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan digital yang digunakan mampu menarik minat anak-anak untuk datang ke masjid secara rutin selama Ramadan.

Ragam Kegiatan Ramadan di Masjid Baiturrahman

Selain program STAM dan SEDH, Masjid Baiturrahman Jatijajar juga menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial sepanjang Ramadan.

Kegiatan tersebut dibagi dalam tiga tahapan, mulai dari pra-Ramadan hingga pasca-Ramadan.

Pada tahap pra-Ramadan, pengurus masjid menggelar kerja bakti membersihkan area masjid, bazar, lomba tahfiz anak-anak, serta kegiatan tarhib Ramadan.

Selama bulan Ramadan, berbagai kegiatan keagamaan digelar secara rutin, seperti halaqah setiap akhir pekan, kajian Palestina, pesantren kilat bagi anak-anak dan remaja, santunan anak yatim dan dhuafa, serta pembagian takjil bagi jamaah.

Masjid juga menyelenggarakan program iktikaf pada 10 hari terakhir Ramadan yang disertai salat qiyamul lail berjamaah dan sahur bersama secara gratis.

Sementara itu, rangkaian kegiatan Ramadan di masjid tersebut ditutup dengan penyelenggaraan salat Idulfitri.

(AKM/NID/RAD)

Trending