Connect with us

Berita

Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Mudik Turun 40,91 Persen dibanding 2025

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan arus mudik Idulfitri 2026.

Logompn

Published

on

Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Mudik Turun 40,91 Persen dibanding
Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Mudik Turun 40,91 Persen dibanding 2025 | Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 18 Maret 2026 - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan arus mudik Idulfitri 2026.

Hingga hari keenam Operasi Ketupat 2026, tercatat sebanyak 682 kasus kecelakaan di seluruh Indonesia.

Jumlah ini turun 40,91 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1.155 kasus.

“Alhamdulillah jumlah kecelakaan lalu lintas yang dilaporkan kepada kita ini menurun 40,91 persen atau 682 kasus dibandingkan pada Operasi Ketupat tahun 2025 kemarin,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3).

“Mudah-mudahan angka ini bisa kita pertahankan sampai dengan selesainya rangkaian mudik dan balik,” sambungnya.

Penurunan angka kecelakaan ini menurutnya tidak lepas dari kesiapan petugas dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara.

Lebih dari 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Listyo menyampaikan volume kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui jalur tol tercatat sebanyak 1.213.388 unit.

Angka ini menunjukkan kenaikan 20,89 persen dibandingkan lalu lintas harian normal, dan naik 2,83 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

Titik-titik krusial yang dipantau intensif oleh Polri antara lain Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) dan Pelabuhan Gilimanuk.

“Yang paling padat saat ini yang termonitor mungkin rekan-rekan beberapa waktu yang lalu Gilimanuk, namun alhamdulillah perlahan sudah bisa kita urai,” kata Listyo.

Langkah Antisipasi Kemacetan

Untuk mengantisipasi kemacetan, Polri telah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas dan menyiagakan personel di lokasi-lokasi padat.

Selain itu, tim motoris disiapkan untuk menangani situasi darurat seperti kendaraan mogok atau kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.

Baca Juga:  Wanita Merapat, Intip Tren Mukena Lebaran 2025 yang Elegan dan Nyaman!

“Begitu ada masalah di jalur macet karena kehabisan BBM maka motoris akan segera cepat merespons,” tegasnya.

Siapkan Pos Pelayanan di Jalur Mudik

Guna menunjang kenyamanan pemudik selama Lebaran 2026, Polri menyediakan berbagai fasilitas pendukung di sepanjang jalur mudik.

Fasilitas ini meliputi Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu yang dilengkapi dengan layanan kesehatan, tempat istirahat, hingga tempat makan.

“Sehingga masyarakat yang ingin beristirahat di situ disiapkan fasilitas untuk istirahat, fasilitas untuk pengecekan kesehatan, termasuk juga kalau seandainya ingin makan apakah buka atau sahur, ataupun juga mengisi BBM,” ujar Kapolri.

Polri Sediakan Platform Pantau Arus Mudik

Untuk mendukung kelancaran mudik 2026, Polri juga mengoptimalkan penyediaan informasi lalu lintas secara digital melalui berbagai platform.

Layanan tersebut meliputi NTMC, Travoy, Sipolan untuk wilayah Jawa Tengah, dan Siger untuk wilayah Lampung.

“Masyarakat yang ingin mengetahui informasi kondisi jalan, jalur alternatif, hingga lokasi kuliner terdekat, semua informasi diberikan,” jelas Listyo.

“Kami juga menyiapkan layanan 110 untuk pengaduan manual yang akan direspons cepat oleh petugas terdekat,” sambungnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending