Connect with us

Internasional

Arab Saudi Telan Korban 21 Ribu Jiwa demi Lancarkan Megaproyek Ambisi Putra Mahkotanya

Film dokumenter ITV mengungkap ada ribuan pekerja migran mengalami kecelakaan di berbagai lokasi konstruksi megaproyek Arab Saudi.

Adinda

Published

on

Arab Saudi Telan Korban 21 Ribu Jiwa demi Lancarkan Megaproyek Ambisi Putra Mahkotanya
Megaproyek Arab Saudi telan 21 ribu jiwa | Gambar : X/@FindingNimo__

MPN Indonesia 3 November 2024 - Laporan investigasi film dokumenter ITV yang dirilis pada Jumat 1 November 2024,  mengungkap ada ribuan pekerja migran asal India, Bangladesh, dan Nepal mengalami kecelakaan fatal di berbagai lokasi konstruksi megaproyek Arab Saudi.

Sejak 2017, dilaporkan sekitar 21.000 pekerja asing meninggal dunia, sementara 100.000 lainnya dilaporkan hilang.

Mayoritas kematian ini dikaitkan dengan kondisi kerja yang berbahaya serta kecelakaan yang terjadi di lokasi konstruksi.

Menurut ITV, kondisi kerja para pekerja sering kali digambarkan seperti perbudakan, di mana mereka dipaksa bertahan dengan ancaman denda tinggi yang membuat mereka sulit meninggalkan pekerjaan.

Megaproyek ini sendiri merupakan Visi 2030 yang digagas Putra Mahkota Mohammed bin Salman, bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi negara dari ketergantungan minyak ke sektor pariwisata, bisnis, dan sektor lainnya.

650 Pekerja Nepal Tewas di Arab Saudi

Salah satu kisah yang mengundang perhatian adalah insiden tragis yang dialami Raju Bishwakarma, seorang pekerja asal Nepal.

Bishwakarma sempat meminta pertolongan kepada teman dan keluarga sebelum akhirnya ditemukan meninggal di kamarnya.

Pihak berwenang menyatakan bahwa Bishwakarma baru bisa pulang jika membayar denda sebesar gaji lima bulan, yang tak terjangkau baginya.

Dewan Ketenagakerjaan Luar Negeri Nepal melaporkan bahwa lebih dari 650 pekerja Nepal meninggal di Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi banyak kematian ini masih belum dijelaskan secara resmi.

Ada Banyak Megaproyek Arab Saudi

Sebagian besar korban pekerja migran berada di lokasi pembangunan megaproyek Arab Saudi, yang menjadi bagian dari Visi 2030 dan berada di bawah pengawasan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Baca Juga:  Arab Saudi Resmi Rilis Paspor untuk Unta

Proyek-proyek ini, termasuk NEOM dan The Line, memiliki anggaran lebih dari satu triliun dolar dengan tujuan menjadikan Arab Saudi sebagai pusat ekonomi global di luar sektor minyak.

Proyek paling menonjol adalah The Line, kota linier sepanjang 170 kilometer yang menjadi bagian dari kawasan NEOM dengan anggaran sekitar USD500 miliar atau sekitar Rp7.500 triliun.

Berlokasi di Laut Merah dekat Jeddah, NEOM menjadi salah satu proyek konstruksi terbesar di dunia.

Pembangunannya sendiri diketahui dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk pembengkakan biaya dan kondisi kerja ekstrem bagi para pekerja migran.

Selain NEOM dan The Line, proyek besar lain yang sedang dikembangkan mencakup Ad Diriyah dan Qiddiya di dekat Riyadh.

Proyek ini bertujuan mengembangkan kawasan resor mewah dengan merek hotel internasional guna meningkatkan pariwisata di Arab Saudi sebagai bagian dari Visi 2030.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending