Politik
Gelar Rapat Terbatas di Istana, Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Presiden Prabowo menargetkan 100 kampung nelayan rampung Mei 2026 dan menyiapkan 1.000 proyek lanjutan di Indonesia Timur.
MPN Indonesia 8 April 2026 - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/4).
Rapat tersebut membahas percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bagian dari kebijakan pemerintah di sektor kelautan dan perikanan.
Target Rampung Akhir Mei 2026
Dalam rapat tersebut, Prabowo menginstruksikan agar pembangunan 100 titik kampung nelayan yang telah berjalan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Mei 2026.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa progres pembangunan kampung nelayan menunjukkan perkembangan signifikan.
“Kita sudah membangun 100 titik, 65 tahap satu, 35 tahap kedua. Dan kemudian itu totalnya 100, semuanya diperkirakan akhir bulan Mei selesai,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Presiden RI pada Rabu (8/4).
Selain pembangunan, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di kawasan tersebut sebagai bagian integral dari kebijakan pemerintah yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, pemerintah menyiapkan pembangunan lanjutan sebanyak 1.000 kampung nelayan pada tahun 2026 yang akan dilaksanakan secara paralel dengan fokus wilayah Indonesia Timur.
Program ini merupakan kelanjutan yang diarahkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan produktivitas sektor perikanan nasional.
“Yang seribu berikut di tahun 2026 secara paralel kita akan kerjakan dan fokusnya adalah ke Indonesia Timur,” ungkap Sakti Wahyu Trenggono.
Kerja Sama Pengadaan Kapal
Sakti menegaskan bahwa pengawakan kampung nelayan menjadi perhatian utama kebijakan pemerintah.
“Kemudian pengawakan dari kampung nelayan, kan penting juga. Itu salah satu yang kita bahas dengan Bapak Presiden,” imbuhnya.
Pemerintah juga tengah mempersiapkan kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris guna mendukung operasional sektor perikanan.
Saat ini, proses tersebut masih dalam tahap koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait, termasuk analisis kesiapan galangan kapal dalam negeri.
“Persiapan semuanya, seperti galangan kapal di Indonesia ada berapa, yang sanggup, yang sesuai. Itu semua kita sedang analisis bersama. Mudah-mudahan nanti segera bisa cepat. Karena targetnya dua tahun harus sudah jadi,” jelas Sakti.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
