Connect with us

Berita

Teknisi Internet Tewas di Lembang usai Tersengat Listrik

Seorang teknisi internet tewas akibat kecelakaan kerja setelah tersengat listrik saat memindahkan tiang jaringan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Logompn

Published

on

Teknisi Internet Tewas di Lembang usai Tersengat Listrik
Teknisi Internet Tewas di Lembang usai Tersengat Listrik. Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 18 April 2026 - Seorang teknisi internet tewas dan satu lainnya kritis akibat kecelakaan kerja setelah tersengat listrik saat memindahkan tiang jaringan di Jalan Raya Grand Hotel, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (16/4) sekitar pukul 14.30 WIB.

Insiden yang melibatkan empat pekerja dari penyedia layanan internet tersebut terjadi ketika tiang jaringan yang hendak dipindahkan menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi di atasnya.

“Betul ada peristiwa sengatan listrik seperti video yang beredar di media sosial. Itu kejadian sekitar pukul 14.30 WIB,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lembang, AKP Yuhadi, kepada wartawan, Jumat (17/4).

Kronologi Kejadian

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, empat pekerja tersebut mendapat perintah untuk memindahkan tiang jaringan internet milik IndiHome dari PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).

Pemindahan dilakukan atas permintaan pihak manajemen hotel kepada penyedia jaringan dengan alasan tertentu.

Saat proses pemindahan berlangsung, tiang yang mereka angkat menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yang berada di atasnya.

Kontak langsung dengan kabel tersebut menyebabkan arus listrik mengalir ke tiang dan menyengat para teknisi internet yang sedang memegangnya.

“Ada 4 orang pegawai yang tersengat. 2 orang mental, sementara 2 lainnya masih menempel ke tiang,” kata Yuhadi.

Korban

Akibat kecelakaan kerja tersebut, satu teknisi internet bernama Rendi Juhanda (33), warga Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Satu korban lainnya, Farid (29), warga Ciparay, Kabupaten Bandung, mengalami kondisi kritis.

Dua pekerja lainnya, yakni Jajang Nurjamaludin (31) dan Mamad (47), warga Kabupaten Garut, dilaporkan mengalami luka ringan.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Update Bangunan Ambruk di Bogor saat Maulid Nabi, 151 Orang Luka-luka

Trending