Connect with us

Politik

Mentan Amran: RI Setop Impor Solar Mulai 1 Juli 2026, Hemat hingga Rp40 Triliun

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah akan menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026.

Logompn

Published

on

Mentan Amran RI Setop Impor Solar Mulai 1 Juli 2026, Hemat hingga Rp40 Triliun
Mentan Amran: RI Setop Impor Solar Mulai 1 Juli 2026, Hemat hingga Rp40 Triliun. Gambar: YouTube/Institut Teknologi Sepuluh Nopember

MPN Indonesia 20 April 2026 - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah akan menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026.

Langkah itu diambil seiring penerapan mandatori biodiesel 50 persen (B50) berbasis minyak kelapa sawit (CPO).

Pernyataan tersebut disampaikan Amran Sulaiman di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada Minggu (19/4).

“Tahun ini, insyaAllah 1 Juli, Indonesia tidak akan impor solar lagi dari luar negeri sebanyak 5,3 juta ton,” ungkap Amran, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

“Menghemat devisa Rp40 triliun, tahun ini. Kita mulai B35, 40, kemudian menuju B50,” sambungnya.

Jalin Kerja Sama dengan PTPN IV

Amran Sulaiman menyampaikan pihaknya menyiapkan kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV untuk mengembangkan bahan bakar alternatif berbasis sawit dalam skala kecil.

Skema ini dirancang sebagai tahap awal sebelum diperluas ke skala industri besar apabila dinilai berhasil.

“Kalau ini berhasil, kita buka skala besar,” jelasnya.

Hilirisasi Kelapa dan Sawit

Amran mengungkapkan proses hilirisasi komoditas kelapa dan sawit dinilai memiliki potensi ekonomi signifikan.

Ia menyebutkan nilai yang dapat dihasilkan dari pengelolaan maksimal komoditas tersebut dari hulu ke hilir diperkirakan mencapai Rp10.000 triliun.

“Kita punya air kelapa, minyak kelapa murni, hingga susu kelapa yang saat ini tinggi permintaan untuk ekspor,” ucap Amran.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Pemerintah Naikkan Limit Investasi Saham Asuransi dan Dana Pensiun jadi 20%

Trending