Connect with us

Berita

ESDM Bantah Kapal Tanker Pengangkut LPG Milik Indonesia Melintasi Selat Hormuz

Klarifikasi ESDM soal kapal LPG di Selat Hormuz, hanya dua kapal Pertamina yang tertahan tanpa muatan LPG.

Logompn

Published

on

ESDM Bantah Kapal Tanker Pengangkut LPG Milik Indonesia Melintasi Selat Hormuz
ESDM Bantah Kapal Tanker Pengangkut LPG Milik Indonesia Melintasi Selat Hormuz. Gambar: Instagram/@pertaminainternationalshipping

MPN Indonesia 23 April 2026 - Kementerian ESDM membantah informasi yang menyebut adanya kapal tanker bermuatan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tujuan Indonesia yang berhasil melintasi Selat Hormuz pada 18–19 April 2026.

Bantahan disampaikan menyusul laporan perusahaan analitik pelayaran Kpler yang mengenai kapal berbendera Panama bernama Crave yang disebut mengangkut LPG dari Uni Emirat Arab menuju Indonesia.

“Kapal tanker Crave berbendera Panama, yang membawa LPG dari Uni Emirat Arab, sedang menuju Indonesia,” dikutip MPN Indonesia melalui Reuters pada Kamis (23/4).

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan informasi tersebut tidak benar berdasarkan laporan yang diterima dari Pertamina.

“Sejauh ini laporan dari Pertamina dipastikan informasi yang beredar tersebut tidak benar. Kapal Pertamina hanya Pride dan Gamsunoro,” ujarnya kepada awak media, Rabu (22/4).

Dwi Anggia kembali menegaskan bahwa tidak ada pengiriman LPG untuk Indonesia melalui jalur tersebut.

“Tidak ada kargo LPG yang dibawa untuk Indonesia,” tandasnya.

Klarifikasi ESDM dan Pertamina

Secara rinci, kementerian ESDM menyebutkan bahwa kapal Pertamina yang berada di kawasan Teluk Persia dan terdampak situasi selat hormuz hanya terdiri dari dua unit, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Kedua kapal tanker tersebut masih tertahan dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.

VLCC Pertamina Pride diketahui mengangkut pasokan minyak mentah jenis light crude oil untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Sementara itu, kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party).

Dengan demikian, tidak terdapat muatan LPG untuk Indonesia pada kedua kapal tanker tersebut.

Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita turut memberikan klarifikasi terkait kabar tersebut.

Ia menyatakan tidak ada kapal perusahaan yang telah melintasi Selat Hormuz membawa LPG untuk Indonesia.

Baca Juga:  Hizbullah Blokir Jalan ke Bandara Beirut Lebanon usai Pesawat Iran Dilarang Mendarat

“Kapal tersebut bukan kapal Pertamina dan tidak membawa kargo Pertamina,” ujarnya kepada CNN Indonesia, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (23/4).

(AKM/NID/RAD)

Trending