Connect with us

Viral

Viral! Ada 8 Korban Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo yang sedang Ulang Tahun saat Kejadian

Delapan korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur diketahui berulang tahun pada 27 April, bertepatan dengan hari insiden maut tersebut.

Logompn

Published

on

Viral! Ada 8 Korban Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo yang sedang Ulang Tahun saat Kejadian
Viral! Ada 8 Korban Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo yang sedang Ulang Tahun saat Kejadian. Gambar: X/@keretaapikita

MPN Indonesia 29 April 2026 - Delapan korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line Cikarang di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan berulang tahun pada hari yang sama dengan peristiwa tersebut, yaitu pada Senin (27/4).

Kecelakaan kereta itu terjadi sekitar pukul 20.56 WIB ketika KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya Pasar Turi menabrak gerbong wanita di bagian belakang KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Berdasarkan informasi update terbaru pada Rabu (29/4), insiden ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

Data yang beredar menyebutkan terdapat delapan korban luka yang lahir pada 27 April, bertepatan dengan tanggal kejadian kecelakaan tersebut.

Informasi ini ramai diperbincangkan setelah diunggah di media sosial dan memunculkan perhatian publik terhadap korban kecelakaan kereta itu.

Data Korban Meninggal dan Luka

Berdasarkan data hingga Selasa (28/4) sore, total korban dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur mencapai 91 orang.

“Total korban luka dan meninggal dunia 91 orang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Budi Hemanto.

Sebanyak 76 korban luka dilarikan ke 11 rumah sakit di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Proses identifikasi korban meninggal dilakukan oleh tim dari RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri.

Kepala RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri, Prima Heru Yulihartono, menyampaikan bahwa hingga Selasa dini hari pihaknya telah menerima 10 kantong jenazah yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan.

Ia menjelaskan proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data antemortem dari keluarga dengan data postmortem dari jenazah.

Baca Juga:  Erick Thohir Ungkap Stasiun Karet Akan Ditutup, Penumpang KRL Dialihkan ke Stasiun Lain

“Setelah seluruh data terkumpul, akan dilakukan rekonsiliasi untuk memastikan kesesuaian sebelum identitas diumumkan secara resmi,” ujarnya.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke Posko Antemortem dengan membawa data pendukung seperti foto korban, identitas diri, ijazah, maupun dokumen lain yang memuat data sidik jari.

Delapan Korban yang Berulang Tahun pada 27 April

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari akun Threads @assivaalviani terdapat delapan korban yang diketahui lahir pada 27 April. Berikut daftar nama dan tanggal lahir yang beredar:

  • Muchlis (L) 27 April 1996
  • Riki (L) 27 April 2001
  • M. Anwar (L) 27 April 1996
  • Rivan (L) 27 April 1994
  • Stevani Sofia (P) 27 April 2004
  • Rudi Saputra (L) 27 April 1996
  • Yuliana (P) 27 April 1996
  • Hari Septiyansyah (L) 27 April 1996

Informasi mengenai tanggal lahir tersebut pun ramai dibicarakan warganet.

“Baru ngeuh, ternyata dari sekian banyak korban (luka), di antaranya ada beberapa yang saat kejadian bertepatan dengan ulang tahun (27 April). Semoga para korban tidak trauma,” tulis seorang warganet.

“Katanya dekat ultah itu rata-rata darah manis dan gampang celaka. Jadi ibaratnya harus berhati-hati, entah itu habis menikah, wisuda bahkan habis lahiran. Itu sih katanya ya, makanya rata-rata orang meninggal tidak jauh dari ulang tahunnya,” kata warganet lain.

“Gak kebayang kalau di rumah keluarga lagi nyiapain acara ulang tahunnya,” tulis warganet lain.

(AKM/NID/RAD)

Trending