Connect with us

Internasional

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla yang akan Kirim Bantuan ke Gaza

Pasukan militer Israel mencegat armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional Mediterania.

Logompn

Published

on

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Perairan Internasional
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla yang akan Kirim Bantuan ke Gaza. Gambar: Reuters

MPN Indonesia 3 Mei 2026 - Pasukan militer Israel mencegat armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional Mediterania.

Upaya penghadangan ini dilakukan saat puluhan kapal tersebut sedang dalam perjalanan menuju Jalur Gaza untuk mengirimkan bantuan.

Menurut peta Flotilla Tracker milik organisasi tersebut, sebanyak 22 kapal telah dicegat oleh militer Israel, sementara 36 kapal lainnya dilaporkan masih berlayar menuju Gaza.

Militer Israel menggunakan berbagai taktik mulai dari penggunaan drone, teknologi jamming komunikasi, hingga serangan bersenjata untuk menghentikan laju armada tersebut.

TKP Jauh dari Gaza

Pihak Global Sumud Flotilla melaporkan bahwa kapal-kapal mereka dikepung oleh kapal cepat militer yang mengarahkan laser serta senjata serbu semi-otomatis ke arah peserta aksi.

“Perahu-perahu kami didekati oleh perahu cepat militer, yang menyebut diri mereka sebagai ‘Israel’, sambil mengarahkan laser dan senjata serbu semi-otomatis, memerintahkan para peserta untuk maju ke depan perahu dan berlutut,” kata Global Sumud Flotilla pada Kamis (30/4), dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera.

Pencegatan ini dilaporkan terjadi di lokasi yang jauh dari wilayah konflik, yakni sekitar 600 mil laut (1.110 km) dari Gaza atau 45 mil laut di sebelah barat Pulau Kythira, Yunani.

Pernyataan Israel

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyatakan bahwa para aktivis di kapal yang dicegat akan dibawa ke Yunani.

“Dalam koordinasi dengan pemerintah Yunani, warga sipil yang dipindahkan dari kapal-kapal armada ke kapal Israel akan dibawa ke darat di Yunani dalam beberapa jam mendatang,” tulis Saar di media sosial.

Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, menyebut flotilla tersebut sebagai kelompok pencari perhatian yang “delusional” dan menegaskan bahwa pasukannya bertindak dengan tegas.

Baca Juga:  Drone Houthi Hantam Bandara Israel Tanpa Terdeteksi Sistem Pertahanan

Aksi Kemanusiaan untuk Bantu Gaza

Armada kemanusiaan ini berangkat dari Italia dengan membawa lebih dari 400 warga sipil dari berbagai negara.

Aksi ini merupakan upaya internasional non-kekerasan untuk menembus blokade Israel di Gaza, yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 72.000 jiwa dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang parah.

Pihak penyelenggara kini mendesak pemerintah dunia untuk segera bertindak melindungi para aktivis dan menegakkan hukum internasional atas tindakan penahanan ilegal di laut lepas tersebut.

(ADN/NID/RAD)

Trending