Connect with us

Internasional

Drone Houthi Hantam Bandara Israel Tanpa Terdeteksi Sistem Pertahanan

Sebuah drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman berhasil menghantam Bandara Ramon di Israel selatan pada Minggu (7/9).

Logompn

Published

on

Drone hauthi hantam bandara israel tanpa terdeteksi sistem pertahanan
Drone Houthi Hantam Bandara Israel Tanpa Terdeteksi Sistem Pertahanan | Gambar: Sky News

MPN Indonesia 8 September 2025 - Sebuah drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman berhasil menghantam Bandara Ramon di Israel selatan pada Minggu (7/9), tanpa membunyikan sirene atau sistem peringatan dini di negara itu.

Insiden ini memicu pertanyaan serius mengenai efektivitas sistem pertahanan udara Israel yang selama ini dikenal memiliki sistem berlapis-lapis dalam menangkal ancaman dari udara, seperti dikutip MPN Indonesia dari CNN.

Sistem Pertahanan Tak Deteksi Ancaman

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan bahwa penyelidikan awal menunjukkan drone tersebut memang sempat terdeteksi.

Namun, sistem tidak mengklasifikasikannya sebagai ancaman, sehingga tidak ada langkah pencegahan yang diambil dan peringatan sirene tidak dibunyikan.

“Penyelidikan awal menemukan bahwa drone terdeteksi tetapi tidak diklasifikasikan sebagai musuh, sehingga mampu menembus pertahanan udara,” kata militer Israel.

Militer Israel menegaskan bahwa tidak ada indikasi adanya kerusakan teknis pada sistem deteksi.

Namun demikian, mereka berkomitmen untuk melakukan investigasi ekstensif atas kegagalan sistem peringatan dini tersebut.

Dua Orang Terluka

Serangan drone tersebut menghantam area terminal kedatangan di Bandara Ramon, yang sedang beroperasi saat kejadian.

Layanan tanggap darurat Israel, Magen David Adom (MDA), menerima laporan terkait serangan tersebut pada pukul 14.35 waktu setempat.

Mereka melaporkan bahwa dua orang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut.

“Pada pukul 14.35 waktu setempat kami menerima laporan tentang drone yang jatuh di area Bandara Ramon. Dua orang terluka ringan,” kata MDA.

Sebagai respons langsung terhadap serangan tersebut, Otoritas Bandara Israel menutup wilayah udara bagian selatan di atas Bandara Ramon selama sekitar 90 menit.

Setelah kondisi dinyatakan aman, lalu lintas penerbangan kembali dibuka.

Baca Juga:  Iran Berencana Tetapkan Tarif untuk Kapal yang Melintasi Selat Hormuz, Biaya Tembus Rp33,8 Miliar

Pernyataan Houthi

Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Dalam pernyataan resminya, kelompok tersebut menyatakan bahwa bandara-bandara di wilayah Palestina yang diduduki tidak aman dan akan terus menjadi target mereka.

Mereka juga memperingatkan maskapai penerbangan untuk menghindari kawasan tersebut.

(ADN/NID/RAD)

Trending