Connect with us

Berita

Kapal Ikan Tenggelam di Dekat Pulau Jeju, 11 WNI dalam Pencarian

Kecelakaan kapal ikan di Pulau Jeju mengakibatkan hilangnya 11 WNI. Upaya penyelamatan melibatkan puluhan kapal dan pesawat di lokasi kejadian.

Actress 1299250

Published

on

Kapal Ikan Tenggelam di Dekat Pulau Jeju, 11 WNI dalam Pencarian
Kapal Ikan Tenggelam di Dekat Pulau Jeju, 11 WNI dalam Pencarian. Gambar : Yonhap News.

MPN Indonesia 9 November 2024 - Kecelakaan kapal ikan terjadi di perairan dekat Pulau Jeju, Korea Selatan, pada Jumat pagi (8/11), yang menyebabkan tenggelamnya kapal dengan total 27 awak.

Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI) yang hingga kini masih dalam pencarian.

Peristiwa ini memicu operasi penyelamatan besar-besaran dengan pengerahan puluhan kapal dan pesawat di sekitar lokasi kejadian, sekitar 24 kilometer dari barat laut Pulau Biyang, Jeju.

Kronologi Kecelakaan Kapal di Dekat Pulau Jeju

Penjaga Pantai Korea menerima panggilan darurat pada pukul 04:46 waktu setempat, yang melaporkan bahwa kapal penangkap ikan seberat 129 ton tersebut sedang tenggelam di perairan Jeju.

Berdasarkan laporan awal dari salah satu pelaut yang berhasil diselamatkan, kapal terbalik saat para awak tengah mengangkat jaring ikan untuk memindahkan hasil tangkapan ke kapal lain.

Proses ini diperkirakan memicu hilangnya keseimbangan kapal hingga akhirnya terbalik.

Menurut media lokal, dari 27 awak kapal, 15 orang telah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Namun, dua di antaranya tidak sadarkan diri saat ditemukan dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, 12 awak lainnya, termasuk 11 warga negara Indonesia, hingga kini masih dalam pencarian.

Operasi Penyelamatan Besar-Besaran

Upaya penyelamatan korban kecelakaan kapal tenggelam ini melibatkan 43 kapal, termasuk tiga kapal angkatan laut, serta 13 pesawat dan beberapa penyelam laut dalam yang dikerahkan ke lokasi kejadian.

Cuaca dan kondisi laut yang berubah-ubah di sekitar Pulau Jeju menjadi tantangan tambahan dalam proses pencarian.

Baca Juga:  Link Live Streaming Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia 2026

Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol segera memerintahkan kementerian terkait untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang ada demi mempercepat misi penyelamatan.

Pemerintah Korea Selatan menunjukkan perhatian serius terhadap upaya pencarian, terutama untuk menemukan 12 awak yang masih hilang.

Kondisi Korban dan Proses Evakuasi

Para awak yang berhasil dievakuasi saat ini sedang mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat.

Penjaga Pantai Korea dan tim medis memberikan perhatian khusus kepada korban yang selamat, terutama karena dua orang di antaranya tidak berhasil bertahan setelah ditemukan dalam kondisi kritis.

Penanganan darurat yang cepat menjadi prioritas dalam upaya mencegah lebih banyak korban jiwa dalam kecelakaan kapal tenggelam ini.

Menurut laporan dari kantor berita Yonhap, kecelakaan ini terjadi saat awak kapal tengah mengangkat jaring ikan, yang melibatkan proses berat dan membutuhkan stabilitas kapal.

Selain itu, faktor cuaca dan gelombang laut diperkirakan turut memengaruhi stabilitas kapal hingga menyebabkan kecelakaan.

Kecelakaan kapal tenggelam di perairan Pulau Jeju ini menarik perhatian serius pemerintah Korea Selatan, terutama karena melibatkan warga negara asing, termasuk 11 warga negara Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan di kapal tersebut.

Presiden Yoon Suk Yeol menginstruksikan pihak berwenang untuk memprioritaskan misi pencarian dan menyediakan dukungan penuh dalam bentuk personel dan peralatan penyelamatan.

Trending