Kriminal
Viral! Kepsek SMK di Pamulang Diduga Lakukan Child Grooming, Pihak Sekolah Buka Suara
Yayasan menonaktifkan sementara kepala sekolah SMK di Pamulang usai dugaan child grooming terhadap sejumlah siswi ramai diperbincangkan.
Banten, MPN Indonesia 15 Mei 2026 - Dugaan praktik child grooming yang menyeret seorang kepala sekolah di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, viral di media sosial pada Kamis (14/5).
Pihak yayasan dan manajemen sekolah memberikan pernyataan resmi melalui akun Instagram resmi sekolah @letrispamulangofficial.
“Saat ini, pihak sekolah bersama dengan Yayasan sedang melakukan investigasi internal secara menyeluruh dan mendalam untuk memastikan fakta-fakta yang sebenarnya terjadi,” tulis pernyataan tersebut dikutip MPN Indonesia pada jumat (15/5).
Kronologi Viralnya Kasus
Kasus ini ramai diperbincangkan setelah akun X @lesdeaux mengunggah tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan kepala sekolah tersebut dengan seorang siswi.
“Temen-temen boleh bantu ramein? kepsek SMK-ku dulu, ternyata pedo. Udah punya istri & anak malah godain banyak siswi bahkan ada yang sampai dipacarin,” tulis akun tersebut, dikutip MPN Indonesia pada jumat (15/5).
Unggahan tersebut kemudian diikuti oleh sejumlah akun anonim lain yang membagikan cerita serta pengakuan terkait perilaku oknum kepala sekolah tersebut.
Dalam narasi yang beredar, disebutkan adanya pola pendekatan yang diduga menyasar siswi-siswi tertentu.
Khususnya kepada mereka yang disebut kurang mendapat perhatian dari sosok ayah atau fatherless.
Dugaan praktik child grooming itu disebut berlangsung lebih dari satu kali dan memunculkan perhatian masyarakat.
Pernyataan Resmi Yayasan
Menanggapi isu yang berkembang, pihak sekolah akhirnya menyampaikan pernyataan resmi terkait langkah yang sedang dilakukan bersama yayasan.
Selain itu, sekolah menyampaikan bahwa koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait dan internal yayasan dalam menentukan langkah serta kebijakan yang sesuai dengan aturan institusi.
“Kami sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang serta internal Yayasan dalam pengambilan kebijakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku di institusi kami,”
Dalam pernyataan resminya, pihak sekolah meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi secara resmi.
“Kami memohon kerja sama seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi secara resmi demi menjaga integritas proses investigasi dan melindungi privasi para pihak, terutama siswa kami,”
Sekolah memastikan setiap perkembangan dan keputusan resmi akan diumumkan kepada publik setelah proses investigasi selesai dilakukan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
