Viral
Wisatawan Garut Tewas Terseret Ombak Pantai Madasari saat sedang Foto-Foto
Seorang wisatawan asal Garut meninggal dunia setelah terseret ombak saat berfoto di kawasan Pantai Madasari, Pangandaran.
Jawa Barat, MPN Indonesia 16 Mei 2026 - Seorang wisatawan asal Garut, Jawa Barat, Siti Atikah (58), meninggal dunia setelah terseret ombak saat berfoto di kawasan Blok Karang Seugeuh, Pantai Madasari, Pangandaran, Jawa Barat pada Jumat (15/5) sekitar pukul 07.00 WIB.
Insiden terjadi ketika korban bersama rombongan keluarga tengah mencari lokasi untuk berfoto di area bebatuan karang.
Korban diduga berdiri terlalu dekat dengan bibir karang ketika gelombang laut sedang pasang, sehingga diterjang ombak besar dan terseret arus.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan kepolisian, saat kejadian kondisi gelombang laut di Pantai Madasari sedang pasang.
Plt Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menjelaskan kronologi kejadian.
“Kronologinya, korban sedang berfoto-foto di Pantai Madasari tepatnya di dekat bebatuan karang di bibir pantai itu,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui Kompas.com pada Sabtu (16/5).
“Saat berfoto-foto di batu karang kecil itu, kemudian korban tiba-tiba diterjang ombak,” tambahnya.
Menurutnya, korban tetap berada di sekitar batu karang dan membelakangi arah ombak ketika gelombang besar datang.
“Tapi, korban tetap membelakangi ombak sehingga ketika air laut rob, korban terseret arus ke tengah kemudian terlempar lagi ke pinggir pantai. Nah, setelah itu baru bisa diselamatkan (dievakuasi),” ucap Yusdiana.
Sementara itu, pelaku usaha wisata di kawasan Pantai Madasari, Very Yadi, mengatakan gelombang laut saat kejadian cukup besar.
“Jadi, ombaknya lagi besar. Korban dua kali dihantam ombak. Namun, ombak yang kedua, korban itu terbawa arus,” katanya.
“Ya mungkin ada sekitar 5 menit di tengah laut dan setelahnya terbawa ombak ke pinggir pantai,” tambah Very.
Respons Keluarga
Korban diketahui merupakan warga Kampung Dayeuh Handap, Desa Kotakulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Anak korban, Astika Dewi, mengungkapkan dirinya berada di tenda saat kejadian berlangsung.
“Waktu itu karena ada adik saya untuk memotret ibu, kemudian saya di tenda untuk menyiapkan sarapan suami. Terus ada ramai-ramai terdengar suara orang-orang ada yang terseret arus,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui iNews.
“Saya kaget ternyata itu ibu saya. Meski begitu, saya menerima takdir Allah atau ikhlas,” tambahnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.
“Pihak keluarga tidak mau otopsi dan menerima kejadian itu. Kan keluarga korban juga ada di lokasi TKP,” ujar Yusdiana.
Korban selanjutnya dibawa ke Garut untuk dimakamkan.
Pihak kepolisian mengingatkan pengunjung agar memperhatikan keselamatan saat berwisata di kawasan pesisir selatan Jawa Barat.
“Selalu mementingkan keselamatan, imbauan petugas di lapangan, dan perhatikan rambu-rambu larangan berenang,” ucap Yusdiana.
“Mudah-mudahan kejadian tidak terulang kembali.” tambahnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
