Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Hari Ini 21 Mei 2026 Turun, Brent US$ 105 per Barel

Harga minyak dunia anjlok hampir 6 persen pada penutupan perdagangan Rabu (20/5) waktu setempat atau Kamis (21/5) pagi WIB.

Logompn

Published

on

Harga Minyak Dunia Hari Ini 21 Mei 2026 Turun, Brent US$105 per Barel
Harga Minyak Dunia Hari Ini 21 Mei 2026 Turun, Brent US$105 per Barel. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Mei 2026 - Harga minyak dunia anjlok hampir 6 persen pada penutupan perdagangan Rabu (20/5) waktu setempat atau Kamis (21/5) pagi WIB.

Hal itu terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran telah memasuki tahap akhir.

Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, harga Brent ditutup turun 6,26 dollar AS atau 5,63 persen menjadi 105,02 dollar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 5,89 dollar AS atau 5,66 persen menjadi 98,26 dollar AS per barel.

Trump Sebut Negosiasi dengan Iran Masuk Tahap Akhir

Pernyataan Trump terkait proses negosiasi menjadi salah satu faktor yang langsung memengaruhi pergerakan minyak dunia dan sentimen pasar energi global.

Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran kini berada pada tahap akhir, meski tetap memperingatkan kemungkinan serangan lanjutan apabila Iran tidak menyetujui kesepakatan.

“Mereka punya waktu dua atau tiga hari, mungkin Jumat, Sabtu, Minggu, atau mungkin awal pekan depan,” ujar Trump terkait tenggat waktu bagi Iran.

Di tengah penurunan harga minyak dunia tersebut, pelaku pasar masih mencermati risiko pasokan global yang dinilai tetap ketat.

Mitra Again Capital, John Kilduff, mengatakan pasar bereaksi cepat terhadap perkembangan diplomasi antara Washington dan Teheran.

“Semua pernyataan seperti ini harus disikapi dengan hati-hati akhir-akhir ini, tetapi pasar juga cepat merespons dan memasukkan harapan adanya penyelesaian konflik ke dalam harga,” ujar Kilduff.

Hubungan Iran-AS Masih Tegang

Trump sebelumnya disebut membatalkan rencana serangan militer baru terhadap Iran atas permintaan sekutu Arab Teluk.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Anjlok 7% Usai Iran Serang Pangkalan AS di Qatar

Meski demikian, hubungan antara AS dan Iran masih berada dalam ketegangan.

Iran dan AS masih berada dalam kebuntuan selama beberapa pekan akibat blokade Selat Hormuz oleh Teheran dan langkah Washington memblokade pelabuhan Iran.

Selat Hormuz menjadi salah satu jalur perdagangan energi paling penting bagi pasokan minyak dan gas dunia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan Iran siap menyusun protokol keamanan jalur pelayaran bersama negara-negara pesisir lainnya, meski tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait langkah tersebut.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending