Connect with us

Internasional

Selat Hormuz Kembali Ditutup usai Israel Serang Lebanon meski Sepakat Gencatan Senjata

Militer Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (20/6) sebagai respons atas serangan Israel ke wilayah Lebanon.

Logompn

Published

on

Selat Hormuz Kembali Ditutup usai Israel Serang Lebanon meski Sepakat Gencatan Senjata
Selat Hormuz Kembali Ditutup usai Israel Serang Lebanon meski Sepakat Gencatan Senjata. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 Juni 2026 - Militer Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Sabtu (20/6) sebagai respons atas serangan Israel ke wilayah Lebanon.

Langkah Iran ini diumumkan secara resmi melalui pernyataan Markas Besar Pusat Khatam-al Anbiya yang disiarkan televisi pemerintah.

“Dengan ini diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal. Perlu dicatat bahwa langkah pertama ini adalah tanggapan terhadap pelanggaran janji musuh, dan jika agresi berlanjut, langkah-langkah lebih lanjut akan direncanakan dan diambil untuk memaksa musuh mematuhi kewajibannya,” demikian pernyataan tersebut.

Tujuh Orang Meninggal

Serangan itu dilancarkan Israel setelah sebelumnya sepakat melakukan gencatan senjata dengan Hizbullah.

Serangan tersebut dilaporkan terjadi di wilayah selatan, termasuk Desa Qannarit dekat Kota Sidon, yang mengakibatkan korban jiwa.

Media resmi Lebanon menyebutkan serangan tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai 13 lainnya.

“Serangan terhadap Qannarit menewaskan tujuh orang dan melukai 13 lainnya,” kata Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA).

Perundingan Damai AS dan Iran

Di sisi lain, proses diplomasi tetap berjalan. Pakistan mengonfirmasi bahwa perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Minggu (21/6).

Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Panglima Militer Jenderal Asim Munir dilaporkan menuju Burgenstock untuk menghadiri pembicaraan tersebut.

Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati.

Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan optimisme terhadap kelanjutan gencatan senjata.

“Saya sangat percaya diri kita dapat mempertahankan gencatan senjata ini,” ujarnya kepada Fox News.

“Kita harus memberikan kesempatan bagi negosiasi ini,” sambungnya.

Baca Juga:  Imbas Perang Iran-Israel, Kemnaker Siapkan Mitigasi PHK Massal

Ketegangan Lebanon dan Israel

Di Lebanon, militer Israel dilaporkan melakukan serangan ke sejumlah wilayah, termasuk Lembah Bekaa dan area sekitar Nabatieh.

Militer Lebanon menyebut serangan tersebut menyebabkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan properti dalam skala besar.

Hizbullah menyatakan pasukannya tetap mematuhi gencatan senjata, namun menegaskan tidak akan mentoleransi upaya Israel untuk memperluas wilayah operasi.

Israel, di sisi lain, mengklaim telah menyerang target Hizbullah sebagai respons atas lebih dari 50 proyektil yang ditembakkan ke arah pasukannya di Lebanon selatan.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending