Connect with us

Otomotif

Lebih Irit Pertamax atau Pertalite? Cek Faktanya di Sini

Mana yang lebih irit, Pertamax atau Pertalite? Ketahui perbedaan RON, pembakaran, dan pengaruhnya terhadap performa kendaraan.

Logompn

Published

on

Lebih Irit Pertamax atau Pertalite Cek Faktanya di Sini
Lebih Irit Pertamax atau Pertalite Cek Faktanya di Sini. Gambar: Instagram/@spbupertamina

MPN Indonesia 2 Juli 2026 - Perbandingan antara Pertamax dan Pertalite menjadi perhatian pengendara karena keduanya memiliki perbedaan pada angka oktan, karakter pembakaran, respons mesin, hingga dampak terhadap efisiensi bahan bakar.

Dikutip MPN Indonesia dari laman Auto 2000, Pertamax dengan RON 92 dinilai lebih sesuai untuk mesin modern.

Sementara itu, Pertalite dengan RON 90 lebih cocok untuk mesin berkompresi rendah hingga sedang.

Meski demikian, tingkat keiritan Pertamax dibanding Pertalite tidak bisa disamaratakan pada semua kendaraan dan pengemudi.

Pasalnya, efisiensi bahan bakar tetap dipengaruhi oleh gaya berkendara, kondisi mesin, dan kesesuaian bahan bakar dengan spesifikasi kendaraan.

Perbedaan Dasar Pertamax dan Pertalite

Pertalite merupakan bahan bakar bensin dengan Research Octane Number atau RON 90. Bahan bakar ini dirancang untuk kendaraan dengan mesin berkompresi rendah hingga sedang.

Pertalite disebut menjadi pilihan bagi pemilik kendaraan harian yang membutuhkan bahan bakar dengan harga lebih terjangkau dan tetap memenuhi kebutuhan performa dasar.

Pertamax memiliki RON 92 dan diformulasikan untuk mesin modern dengan rasio kompresi lebih tinggi.

Angka oktan yang lebih tinggi menunjukkan kemampuan bahan bakar dalam menahan detonasi dini di ruang bakar atau gejala knocking.

Semakin tinggi oktan, semakin baik bahan bakar menahan tekanan di ruang bakar sehingga pembakaran dapat berlangsung lebih stabil.

Dari sisi kecocokan mesin, Pertalite sesuai untuk mesin dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1.

Pertamax direkomendasikan untuk mesin dengan kompresi 10:1 hingga 11:1 atau lebih tinggi.

Pengaruh Terhadap Mesin

Pertalite dapat memberikan performa yang cukup untuk penggunaan harian ringan.

Namun, pada mesin modern, penggunaan bahan bakar dengan oktan lebih rendah berpotensi menimbulkan knocking ringan jika tidak sesuai spesifikasi mesin.

Baca Juga:  Harga Dexlite Hari Ini 1 September 2026 di Seluruh Indonesia

Dalam jangka panjang, residu pembakaran dapat lebih cepat menumpuk di ruang bakar, klep, atau injektor, sehingga performa mesin berpotensi menurun dan konsumsi bahan bakar meningkat.

Pertamax disebut menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna karena angka oktannya lebih tinggi.

Dampaknya, tenaga yang dihasilkan lebih stabil, akselerasi lebih responsif, dan emisi gas buang lebih bersih dibandingkan Pertalite.

Pertamax memiliki kandungan aditif yang lebih lengkap, termasuk bahan anti-karat dan pembersih injektor.

Benarkah Pertamax Lebih Irit?

Pertamax sering dianggap lebih irit dibanding Pertalite, terutama pada kendaraan dengan rasio kompresi mesin yang sesuai.

Hal ini karena Pertamax memiliki angka oktan lebih tinggi, sehingga proses pembakaran di ruang mesin bisa berlangsung lebih optimal.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Toyota, dengan pembakaran yang lebih sempurna, tenaga mesin menjadi lebih stabil, akselerasi terasa lebih responsif, dan konsumsi bahan bakar berpotensi lebih efisien.

Pada kondisi tertentu, penggunaan Pertamax dapat membantu menghemat konsumsi BBM sekitar 10–15% dibanding Pertalite.

Kendati demikian, hal itu tergantung kondisi mesin, gaya berkendara, beban kendaraan, dan kepadatan lalu lintas.

Namun, Pertamax tidak selalu otomatis lebih irit untuk semua kendaraan. Jika mesin memang dirancang untuk menggunakan BBM beroktan lebih rendah, perbedaan efisiensinya mungkin tidak terlalu terasa.

Jadi, pilihan terbaik tetap mengikuti rekomendasi pabrikan kendaraan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending