Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Hari Ini 24 Juli 2026 Tembus 100 Dolar per Barel

Harga minyak dunia tembus US$100 per barel untuk Brent dan WTI di atas US$92 akibat ketegangan Timur Tengah dan gangguan pasokan global.

Logompn

Published

on

Harga Minyak Dunia Hari Ini 24 Juli 2026 Tembus 100 Dolar per Barel
Harga Minyak Dunia Hari Ini 24 Juli 2026 Tembus 100 Dolar per Barel. Gambar: Ilustrasi Canva

Harga minyak dunia pada Jumat (24/7) menembus level 100 dolar AS per barel untuk jenis Brent, sementara minyak mentah (WTI) diperdagangkan di atas 92 dolar AS per barel.

Lonjakan harga minyak dunia tersebut dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Ketegangan Timur Tengah Dorong Harga Minyak Dunia

MPN Indonesia 24 Juli 2026 - Kenaikan harga minyak dunia terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangan hari ke-13 berturut-turut terhadap Iran.

Di sisi lain, kedua pihak menolak melakukan pembicaraan dalam waktu dekat, sementara ancaman terhadap jalur distribusi minyak dunia terus meningkat.

Presiden Donald Trump juga menyampaikan ancaman terhadap Iran dan kelompok Houthi terkait gangguan terhadap pengiriman minyak.

Ia menyebut akan memberikan “hukuman militer besar” serta mempertimbangkan “serangan besar” terhadap Iran.

Pernyataan tersebut muncul setelah serangan militan Houthi yang didukung Iran terhadap dua tanker minyak Saudi di Laut Merah.

Jalur tersebut menjadi alternatif penting distribusi minyak dunia ketika Selat Hormuz mengalami gangguan.

Pasokan Minyak Dunia Terganggu

Meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut membuat harga minyak dunia melonjak dalam sepekan. Minyak mentah tercatat naik lebih dari 12%, sedangkan Brent menguat hampir 14%.

Situasi ini juga mendorong perubahan strategi distribusi.

Pembeli Asia mulai membahas pengalihan pengiriman minyak melalui Terusan Suez dan rute mengelilingi Afrika sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan minyak dalam ekonomi global.

Selain itu, pembatasan pasokan turut terjadi akibat penghentian operasional di wilayah lain.

Konsorsium Pipa Kaspia menghentikan pemuatan minyak mentah di terminal Laut Hitam setelah adanya serangan terhadap tanker.

Kebijakan tersebut berdampak pada terganggunya sekitar 80% ekspor minyak Kazakhstan, sehingga semakin memperketat ketersediaan minyak dunia di pasar internasional.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Anjlok 7% Usai Iran Serang Pangkalan AS di Qatar

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending