Connect with us

Berita

PT Pertamina Minta Maaf Atas Viralnya Video Kerusakan Mobil yang Diduga Akibat Pertamax

Pertamina minta maaf atas insiden kerusakan mobil diduga akibat BBM Pertamax. Investigasi melibatkan LAPI ITB dan Lemigas untuk menguji kualitas.

Logompn

Published

on

PT Pertamina Minta Maaf Atas Viralnya Video Kerusakan Mobil yang Diduga Akibat Pertamax
PT Pertamina Minta Maaf Atas Viralnya Video Kerusakan Mobil yang Diduga Akibat Pertamax. Gambar : DOK. Pertamina

MPN Indonesia 27 November 2024 - PT Pertamina (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas keresahan masyarakat terkait viralnya video yang menunjukkan sejumlah mobil mengalami kerusakan mesin.

Insiden tersebut diduga berkaitan dengan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax.

Video yang diunggah oleh akun X @AraituLaki ini memicu diskusi luas di media sosial.

Permintaan Maaf dan Langkah Investigasi

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Investigasi kualitas produk masih terus dilakukan sejak Jumat lalu, termasuk pengambilan sampel produk untuk diuji di Lemigas,” ujar Heppy pada Senin (25/11).

Pertamina memastikan transparansi selama investigasi berlangsung dan berkomitmen untuk memberikan kejelasan serta solusi bagi masyarakat terdampak.

“Kami memahami kekhawatiran konsumen dan berupaya maksimal untuk menyelesaikan persoalan ini dengan langkah-langkah konkret,” tambahnya.

Langkah-Langkah Investigasi

Sebagai respons atas laporan ini, Pertamina telah mengambil sejumlah langkah investigasi, di antaranya:

1. Pengecekan Kualitas BBM

Pemeriksaan menyeluruh dilakukan dari Terminal BBM hingga SPBU-SPBU di wilayah Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Daerah ini menjadi salah satu lokasi yang dilaporkan terkait kerusakan mobil akibat Pertamax.

2. Kerja Sama dengan LAPI ITB dan Lemigas

Pertamina menggandeng Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri – Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) untuk menganalisis kualitas Pertamax.

Selain itu, sampel BBM juga dikirimkan ke Lemigas untuk diuji secara laboratorium.

3. Koordinasi dengan Bengkel Resmi

Komunikasi intensif dilakukan dengan bengkel-bengkel resmi di wilayah Cibinong guna memperoleh data lebih rinci mengenai pola kerusakan kendaraan.

Baca Juga:  Polisi Bongkar 45 Kasus Narkoba dan Miras dalam Dua Bulan di Bogor, 56 Tersangka Diamankan

Meski penyebab pasti kerusakan belum dapat dipastikan, Pertamina menegaskan bahwa kejadian ini tidak dialami semua kendaraan pengguna Pertamax.

“Meskipun belum diketahui apakah penyebabnya dari produk Pertamax atau komponen kendaraan, kami tetap serius menangani laporan ini,” jelas Heppy.

Kronologi Kejadian

Dalam video viral yang diunggah pada Minggu (24/11), seorang wanita mengeluhkan kerusakan filter dan pompa bensin mobilnya setelah menggunakan Pertamax.

Ia menyebut bahwa menurut petugas bengkel resmi Daihatsu di Cibinong, kasus serupa juga dialami kendaraan lain.

“STOP BELI PERTAMAX!! Terlihat di satu bengkel mobil resmi, banyak kendaraan rusak filter dan pompa bensin yang diperkirakan gara-gara kualitas BBM PERTAMAX yang BUSUK!! Itu info dari satu bengkel, belum bengkel dan konsumen lain yang senasib,” tulis akun X tersebut.

Wanita itu juga menyebut bahwa pada hari kejadian, delapan mobil mengalami kerusakan serupa di bengkel tersebut, sementara sehari sebelumnya terdapat sepuluh kendaraan lainnya yang mengalami masalah serupa.

Tanggapan dan Komitmen Pertamina

Pertamina menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan konsumen dan berupaya memberikan solusi atas peristiwa ini.

Dengan fokus pada transparansi dan penyelesaian cepat, Pertamina berkomitmen untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang, terutama dalam menjaga kualitas BBM jenis Pertamax yang menjadi salah satu produknya.

Trending