Connect with us

Internasional

Badai Hujan dan Debu Landa Makkah-Madinah, Sejumlah Wilayah Terancam Banjir Bandang

Cuaca ekstrem melanda Makkah dan Madinah. Badai petir, hujan deras, angin kencang, dan debu terjadi hingga petir menyambar Menara Jam Makkah.

Logompn

Published

on

Badai Hujan dan Debu Landa Makkah Madinah, Sejumlah Wilayah Terancam Banjir Bandang
Badai Hujan dan Debu Landa Makkah-Madinah, Sejumlah Wilayah Terancam Banjir Bandang. Gambar: X/@youssef_bajjash

MPN Indonesia 28 Agustus 2026 - Arab Saudi dilanda cuaca ekstrem berupa badai hujan, petir, angin kencang, serta debu yang melanda Makkah dan Madinah sejak awal pekan hingga Kamis (27/8).

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) mengeluarkan peringatan merah, oranye, dan kuning untuk sejumlah wilayah akibat potensi banjir bandang, hujan es, serta jarak pandang terbatas.

Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung di sejumlah wilayah barat dan selatan kerajaan.

Hujan deras disertai badai petir terjadi di Makkah dan sejumlah kota lain.

Sejumlah Warga Dokumentasikan Cuaca Ekstrem

Fenomena terekam dalam video yang diunggah seorang fotografer Makkah. Ia perlihatkan sambaran petir mengenai Menara Jam Makkah atau Abraj Al Bait.

Kilatan petir terlihat membelah langit sebelum menyambar bangunan yang menjadi salah satu ikon kota tersebut.

“Malam yang tak terlupakan dengan kilat dan guntur,” tulis fotografer Youssef Bajjash, dikutip MPN Indonesia dari X @youssef_bajjash pada Jumat (28/8).

Astronom Arab Saudi Mulham Hindi juga membagikan foto dan video sambaran petir di kawasan yang sama.

“Makkah beberapa saat lalu. Bulan Agustus dan September umumnya dikenal dengan badai petir di Makkah dan wilayah barat,” tutur Mulham, dikutip MPN indonesia dari X @MulhamH pada Jumat (28/8).

Sementara itu, kantor berita Saudi (SPA) menayangkan rekaman jemaah dan peziarah umrah yang tetap melaksanakan salat Isya di Masjidil Haram saat hujan turun.

Menara Jam Makkah memiliki ketinggian sekitar 601 meter.

Struktur tersebut menjadi salah satu bangunan tertinggi di kawasan sehingga tampak mencolok ketika aktivitas kelistrikan di atmosfer meningkat.

Baca Juga:  KBRI Riyadh Larang WNI Sebar Video Rudal dan Drone

Madinah Lebih Dulu Diterjang Angin Debu

Sebelum hujan lebat melanda Makkah, Madinah lebih dahulu mengalami cuaca ekstrem pada Selasa (25/8).

Angin kencang membawa debu dan pasir hingga membuat suasana di sekitar Masjid Nabawi berubah gelap.

Fenomena tersebut menyebabkan jarak pandang menurun dan aktivitas jemaah di kawasan masjid terganggu.

Sebelumnya, NCM juga telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi angin kencang dan debu di wilayah tersebut.

Prakiraan iklim dan cuaca berikutnya menunjukkan badai petir masih berpotensi terjadi di Makkah dan Madinah.

Kondisi tersebut disertai hujan deras, angin kencang, hujan es, serta debu yang beterbangan.

NCM Keluarkan Beragam Tingkat Peringatan

Dikutip MPN Indonesia dari Gulf News dan Saudi Gazette, pada Rabu (26/8), NCM menerbitkan peringatan merah untuk hujan lebat di sejumlah wilayah.

Peringatan tersebut mencakup sebagian wilayah Makkah dan Asir.

Wilayah yang masuk dalam kategori peringatan, yaitu:

Peringatan Merah

  • Maysan di Makkah.
  • Al-Majaridah, Rijal Almaa, dan sekitarnya di Asir.
  • Taif, Al Kamil, Adham, dan wilayah sekitarnya di Makkah

Peringatan Oranye

  • Abu Arish dan Ahad Al-Masarih di Jazan.
  • Abha dan sekitarnya di Asir untuk potensi kabut.
  • Al Ais, Al Mahd, dan Badr di wilayah Madinah.

Peringatan Kuning

  • Al-Darb di Jazan.
  • Al-Birk di Asir.
  • Ibu Kota Suci di wilayah Makkah.
  • Rabigh, Jeddah, Al Khurmah, serta wilayah sekitarnya.

Pada Kamis (27/8), NCM kembali memperbarui peringatannya.

Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Makkah dan Kegubernuran Al-Jumum hingga pukul 20.00.

Peringatan tersebut mencakup sejumlah potensi dampak, yaitu angin kencang, jarak pandang mendatar terbatas, hujan es, badai petir, dan kemungkinan banjir bandang.

Badai Diperkirakan Meluas ke Sejumlah Wilayah

Pada prakiraan hariannya, NCM menyebut badai petir dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  Optimis Lawan Arab Saudi-Irak, Beckham Putra: Kami Ingin Kalahkan Mereka

Wilayah yang diperkirakan terdampak, yaitu Jaza, Asir, Al-Baha, Makkah, dan Madinah.

Hujan lebat di wilayah tersebut berpotensi memicu banjir bandang.

Fenomena itu juga diperkirakan disertai hujan es serta angin kencang yang membawa debu dan pasir.

NCM juga menyebut awan petir pembawa hujan dapat berkembang di sebagian wilayah Perbatasan Utara, Jazan, wilayah selatan Provinsi Timur, dan wilayah Riyadh.

Kabut diperkirakan muncul pada malam hingga pagi hari di kawasan pesisir timur sehingga dapat mengurangi jarak pandang.

Suhu Tetap Tinggi di Tengah Cuaca Ekstrem

Di tengah kondisi iklim dan cuaca yang tidak stabil, suhu udara di berbagai wilayah diperkirakan tetap tinggi.

Perkiraan suhu tertinggi, yaitu:

  • Madinah: 47°C.
  • Dammam: 46°C.
  • Riyadh: 45°C.
  • Buraidah: 45°C.
  • Makkah: 42°C.
  • Jeddah: 38°C.
  • Al-Baha: 31°C.
  • Abha: 30°C.

Prakiraan kondisi harian menunjukkan Makkah dan Madinah masih berpotensi mengalami badai petir, angin kencang, serta debu yang beterbangan.

(RAD/NID/RAD)

Trending