Connect with us

Berita

Kepala BGN Buka Suara soal Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, Sebut Ada Kelalaian

Kepala BGN Sudaryono mengungkap dugaan kelalaian dalam kasus keracunan MBG di Sidoarjo. Pihak yang terbukti lalai terancam sanksi.

Logompn

Published

on

Kepala BGN Buka Suara soal Santri Keracunan MBG di Sidoarjao, Sebut Ada Kelalaian
Kepala BGN Buka Suara soal Santri Keracunan MBG di Sidoarjao, Sebut Ada Kelalaian. Gambar: Instagram/@sudaru_sudaryono

Jawa Timur, MPN Indonesia 4 September 2026 - Pengenaan sanksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program makan bergizi gratis menjadi sorotan setelah ratusan santri dan pelajar mengalami keracunan di Sidoarjo, Jawa Timur.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, pada Kamis (3/9) menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

Ia mengatakan hasil penelusuran sementara menunjukkan ada dugaan kelalaian proses pelabelan dan distribusi makanan yang menyebabkan gangguan kesehatan pada penerima.

“Keracunan makanan yang terjadi di Sidoarjo kemarin, permohonan maaf saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional atas kelalaian dan hal-hal yang kemudian menimbulkan gangguan kesehatan atau keracunan makanan di Sidoarjo,” kata Sudaryono, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @sudaru_sudaryono pada Jumat (4/9).

Labeli Setiap Ompreng Demi Keamanan Konsumsi

Sudaryono mengatakan BGN telah memeriksa kronologi kejadian melalui sistem pemantauan yang digunakan dalam pelaksanaan makan bergizi gratis.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan ahli gizi dan kepala dapur diduga tidak memberikan label pada seluruh ompreng yang didistribusikan.

“Kasus keracunan di Sidoarjo, kita sudah cek kronologis, sudah cek juga di Radar MBG, bahwa ternyata ahli gizi dan kepala dapur itu kemudian tidak melabeli semua omprengnya, hanya dikasih label satu untuk satu PIC. Jadi dia ngirim, misalnya 400 itu labelnya satu,” ujar Sudaryono.

Ia menjelaskan, setiap ompreng seharusnya memuat informasi waktu makanan selesai dimasak serta batas maksimal makanan dapat dikonsumsi.

Ketentuan tersebut merupakan bagian dari petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Dugaan Kelalaian dalam Distribusi Makanan

Sudaryono memaparkan hasil penelusuran sementara terkait waktu produksi dan distribusi makanan.

Baca Juga:  Pemerintah Pangkas Anggaran MBG Rp67 Triliun

“Penelusuran sementara, itu makanan matang jam 5, makanya harus dikonsumsi sebelum jam 9, namun di labeling itu ditulis, dilaporkan jam 8.00 dan dimakan maksimal jam 10 di labelnya,” kata Sudaryono.

Ia juga menjelaskan, kondisi yang ditemukan saat distribusi makanan berlangsung.

“Yang menjadi kenyataannya di lapangannya, itu ompreng yang dimakan sebelum jam 10, dikirim ke sekolah di atas jam 11, kalau tidak salah 11.30 atau 11.40, baru dimakan di atas jam 12 oleh para siswa itu sehingga keracunan massal terjadi di sekolah,” ujarnya.

Berdasarkan temuan tersebut, Sudaryono menyebut peristiwa di Sidoarjo sebagai bentuk kelalaian yang disengaja.

“Berarti ini adalah kelalaian yang disengaja, saya ulangi, ini kelalaian yang disengaja. Aturan sudah diberikan, juklak juknis sudah diberikan, cara sudah diberikan tapi Anda lalai dalam melaksanakan ini, namanya kelalaian yang disengaja,” tegasnya.

Sanksi dan Instruksi Badan Gizi Nasional

Sudaryono menegaskan sanksi terhadap pihak yang terbukti lalai tidak berhenti pada pencopotan atau pemecatan.

Menurutnya, apabila ditemukan unsur pidana, proses hukum akan tetap berjalan.

“Bukan hanya dicopot, bukan hanya dipecat, kalau diidentifikasi ada kelalaian dan ada unsur pidana, mohon maaf, kami tidak bisa bantu,” ucapnya.

Selain itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran Badan Gizi Nasional dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mematuhi seluruh petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.

Seluruh ompreng juga diminta diberi label dengan informasi yang benar untuk mencegah kejadian serupa.

(AKM/NID/RAD)

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita2 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita26 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti35 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi42 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal52 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Trending