Connect with us

Lifestyle

Bolehkah Pakai Masker Biasa Saat Ada Abu Vulkanik? Ini Penjelasannya

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut masker biasa tetap dapat digunakan saat abu vulkanik jika KN95 tidak tersedia.

Logompn

Published

on

Bolehkah Pakai Masker Biasa Saat Ada Abu Vulkanik? Ini Penjelasannya
Bolehkah Pakai Masker Biasa Saat Ada Abu Vulkanik? Ini Penjelasannya. Gambar: Instagram/@bgsadikin

MPN Indonesia 8 September 2026 - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau tetap menggunakan masker biasa apabila masker KN95 tidak tersedia saat terjadi paparan abu vulkanik.

Imbauan tersebut ditujukan kepada warga di wilayah terdampak agar tetap melindungi saluran pernapasan.

“Kalau tidak ada masker KN-95 cari masker apapun yang ada atau setidak-tidaknya tutup hidung dan mulut anda kalau kita terpaksa harus keluar dari rumah,” ujar Budi Gunadi Sadikin dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @bgsadikin, Selasa (8/9).

Budi Gunadi meminta masyarakat tidak panik saat menghadapi dampak erupsi.

Ia juga mengimbau warga tetap berada di dalam rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

Pintu dan jendela diminta tetap tertutup agar udara kotor tidak masuk ke dalam rumah.

Masker Biasa Tetap Bisa Digunakan

Budi menjelaskan perlindungan saluran pernapasan menjadi langkah pertama yang perlu dilakukan.

Menurutnya, pilihan terbaik adalah menggunakan masker tipe KN95 saat harus beraktivitas di luar rumah.

Namun, apabila masker KN95 tidak tersedia, masyarakat tetap diminta memakai masker apa pun yang ada.

Yang terpenting, masker digunakan dengan rapat hingga menutupi hidung dan mulut.

“Kalau bisa tinggal di rumah saja, tidak usah keluar-keluar sehingga tidak ada udara kotor yang masuk ke pernapasan kita. Kalau toh pun harus keluar, jangan lupa pakai masker. Utamakan memakai masker dengan tipe KN-95,” ujar Gunadi.

Tiga Langkah Melindungi Diri dari Abu Vulkanik

Selain melindungi saluran pernapasan, Budi membagikan sejumlah langkah yang perlu dilakukan masyarakat yang terdampak erupsi.

  • Jangan panik dan usahakan tetap berada di dalam rumah dengan pintu serta jendela tertutup.
  • Gunakan masker KN95 jika tersedia. Jika tidak ada, gunakan masker lain yang dapat menutup hidung dan mulut dengan rapat.
  • Lindungi mata menggunakan kacamata saat harus keluar rumah. Pengguna lensa kontak diminta melepasnya terlebih dahulu.
  • Basahi atau semprot abu dengan air sebelum dibersihkan agar tidak beterbangan.
Baca Juga:  Masker Apa yang Cocok untuk Melindungi Diri dari Abu Vulkanik?

Budi menjelaskan partikel halus pada abu dapat mengganggu mata. Oleh karena itu, perlindungan mata juga menjadi bagian penting saat berada di luar rumah.

“Abu ini ada partikel-partikel kecilnya yang bisa membuat mata kita jadi terganggu. Oleh karena itu kalau yang punya kacamata, pakailah kacamata kalau kita harus keluar, jangan biarkan kita tidak lindungi mata kita,” tambahnya.

“Abu ini kelihatannya halus tapi sebenarnya kasar, bisa bikin mata perih sampai lecet. Jadi pakai kacamata kalau punya, dan yang biasa pakai lensa kontak, tolong dilepas dulu,”ujarnya.

Cara Membersihkan Abu dengan Aman

Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyapu abu dalam kondisi kering. Menurutnya, cara tersebut justru membuat partikel beterbangan dan kembali terhirup.

Ia meminta masyarakat membasahi permukaan yang terkena abu terlebih dahulu. Setelah kondisinya lembap, proses pembersihan baru dapat dilakukan.

“Kalau kita mau membersihkan abu jangan disapu saat kering, harus basahi dulu, disemprot dulu dengan air, supaya abunya tidak terbang ke mana-mana. Saat kita bersihkan, baru sesudah basah dan lembap, kita bersihkan,” ujar Gunadi.

“Kalau disapu kering, abunya malah beterbangan dan kehirup lagi. Siram atau semprot air dulu biar lembap, baru dibersihkan,” lanjutnya.

Ia menyatakan Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk terus memberikan pembaruan mengenai langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi erupsi Gunung Anak Krakatau.

 (RAD/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending