Connect with us

Berita

Kapal Perang Jepang Tiba di Kalbar, Bawa 3 Helikopter Chinook untuk Atasi Karhutla

Kapal perang Jepang JS Kunisaki tiba di Kalimantan Barat membawa tiga helikopter CH-47 Chinook untuk operasi water bombing dan penanganan karhutla.

Logompn

Published

on

Kapal Perang Jepang Tiba di Kalbar, Bawa 3 Helikopter Chinook untuk Atasi Karhutla
Kapal Perang Jepang Tiba di Kalbar, Bawa 3 Helikopter Chinook untuk Atasi Karhutla. Gambar: X/@ModJapan_en

MPN Indonesia 11 September 2026 - Kapal perang Jepang JS Kunisaki tiba di Pelabuhan Internasional Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (10/9), untuk penanganan karthula di Kalimantan Barat.

Kapal tersebut membawa tiga helikopter CH-47 Chinook beserta personel untuk operasi water bombing dan dukungan logistik.

“Terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang sudah mengirimkan kapal, personel dan peralatan untuk membantu Indonesia, secara khusus Kalimantan Barat, dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan dalam keterangannya.

Misi Kerja Sama Indonesia-Jepang

Kedatangan JS Kunisaki merupakan bagian dari misi Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) dalam kerja sama Indonesia dan Jepang untuk membantu penanggulangan bencana.

Tiga helikopter CH-47 Chinook yang dibawa akan digunakan dalam operasi pemadaman udara atau water bombing.

Selain itu, helikopter juga disiapkan untuk mengangkut logistik ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Sebelum diterjunkan ke lokasi kebakaran hutan, seluruh helikopter akan ditempatkan sementara di Pangkalan Udara Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Prioritas operasi akan difokuskan pada titik api dengan tingkat keparahan tertinggi yang telah teridentifikasi.

Helikopter yang dibawa JS Kunisaki bertugas melaksanakan operasi water bombing pada titik api prioritas, mengangkut logistik ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, serta mendukung operasi penanganan karhutla bersama instansi terkait.

Kendala Penanganan Kebakaran Hutan di Kalbar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyebut kondisi lapangan menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karthula.

Sebagian besar kebakaran terjadi di lahan gambut yang membuat api dapat merambat di bawah permukaan tanah.

Baca Juga:  Cabut Peringatan Tsunami, Kini Jepang Keluarkan Peringatan Mega Gempa

“Api tidak mudah padam karena banyak lahan gambut. Api bisa menjalar dari bawah dan sulit dipandang dengan mata,” ujar Krisantus.

Menurutnya, karakteristik lahan tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan dukungan peralatan yang memadai serta ketelitian dalam menjangkau lokasi kebakaran.

Selain kondisi lahan, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala selama proses pemadaman berlangsung.

“Air untuk memadamkan api juga kita kekurangan sehingga harus mengambil air dari tempat yang cukup jauh. Kondisi sekarang juga menjadi tantangan karena air sungai sudah asin akibat air sungai surut dan air laut masuk ke sungai,” ucap Krisantus.

Selanjutnya, penentuan lokasi operasi helikopter akan dikoordinasikan bersama sejumlah instansi.

“Nanti koordinasi dengan TNI, Polri, kemudian BNPB. Sudah ada titik-titik api yang terdeteksi dan itu yang akan kita tangani bersama,” kata Krisantus.

Persiapan Personel dan Peralatan dari Jepang

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII Laksamana Muda TNI Sawa mengatakan TNI Angkatan Laut membantu memastikan proses kedatangan kapal, personel, dan peralatan berjalan lancar.

“Kalau kami dari Angkatan Laut memang membantu proses untuk kelancaran nanti untuk kekuatan prajurit yang akan diturunkan, kemudian jumlah helikopter bombing yang akan diturunkan,” ujar Sawa, dalam keterangan terpisah.

Ia menjelaskan bahwa sebelum kapal tiba, tim survei dari Jepang lebih dahulu datang untuk memastikan kesiapan lokasi dan berbagai kebutuhan pendukung misi.

“Yang datang sebelumnya itu tim survei sebenarnya, bukan dari prajurit kapal,” ujarnya.

Setelah JS Kunisaki sandar di Pelabuhan Internasional Kijing, personel mulai melakukan perakitan serta persiapan peralatan yang akan digunakan dalam operasi di lapangan sebelum helikopter diterbangkan menuju lokasi kebakaran hutan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga meminta perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) ikut terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah konsesinya.

Baca Juga:  Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Tewaskan Dua Anak, Kakak Beradik

“Kita juga mengharapkan para pelaku usaha, pemilik-pemilik HGU untuk ikut membantu. Kemarin sudah jelas perintahnya dari Menko Polkam,” ujar Krisantus.

Ia menegaskan perusahaan yang tidak menjalankan tanggung jawab menjaga wilayah konsesinya akan dievaluasi.

“Akan dievaluasi, akan ditinjau, bahkan sampai kepada pencabutan HGU yang bersangkutan,” ungkap Krisantus.

(AKM/NID/RAD) 



Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita2 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita26 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti35 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi42 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal52 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Trending